Amnesty Internasional: Qatar Perlakukan Pekerja Seperti Hewan

Amnesty Internasional menyatakan Qatar memperlakukan para pekerjanya layaknya hewan. Laporan ini menyusul rencana negara teluk tersebut yang tengah membangun infrastruktur besar-besaran untuk Piala Dunia 2022.

INTERNASIONAL

Senin, 18 Nov 2013 07:33 WIB

Author

Quinawaty Pasaribu

Amnesty Internasional: Qatar Perlakukan Pekerja Seperti Hewan

Amnesty Internasional, Qatar, Pekerja

KBR68H - Amnesty Internasional menyatakan Qatar memperlakukan para pekerjanya layaknya hewan. Laporan ini menyusul rencana negara teluk tersebut yang tengah membangun infrastruktur besar-besaran untuk Piala Dunia 2022. 


Amnesty mengatakan, para pekerja migran itu kerap mengalami kondisi yang membahayakan bahkan tak dibayar upah. Sebelumnya Amnesty telah mewawancarai ratusan pekerja, pengusaha dan pejabat Qatar dalam menyusun laporannya. 


Laporan itu mencakup kesaksian dari pekerja asal Nepal yang dipekerjakan untuk proyek konstruksi markas FIFA. Mereka mengatakan, diperlakukan seperti hewan. Pasalnya jam kerja yang panjang yakni 12 jam sehari dalam seminggu. 


Bahkan dalam laporan Amnesty juga dikatakan jika para pekerja migran itu terancam terkena denda, deportasi atau kehilangan pekerjaan jika tidak masuk kerja meskipun tak dibayar. 


Sementara itu, lebih dari 1000 orang dirawat di unit trauma Rumah Sakit di Doha pada 2012 setelah jatuh dari lokasi proyek. Sekitar 10 persennya mengalami cacat dan akhirnya diberhentikan. (BBC)


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18