Rumania Gagal Larang Pernikahan Sesama Jenis

Pihak gereja menganggap pernikahan sesama jenis adalah sebuah ancaman bagi masa depan generasi muda. "Jika kita membiarkan orang gay menikah, besok mereka akan meminta untuk mengadopsi anak-anak dan i

BERITA , INTERNASIONAL

Senin, 08 Okt 2018 12:02 WIB

Author

Yogi Ernes

Rumania Gagal Larang Pernikahan Sesama Jenis

Seorang anak membawa poster tentang penolakan pernikahan sesama jenis (Foto: Vadim Ghirda/AP)

KBR, Jakarta – Rencana pemerintah Rumania menetapkan larangan secara konstitusi pada pernikahan sesama jenis, berujung sia-sia. Karena, jumlah suara yang setuju atas wacana itu hanya 20,4 persen dari total 30 persen suara yang dibutuhkan untuk menghasilkan hasil yang valid.

Sebelumnya, pemerintah Rumania mengeluarkan wacana perubahan definisi pada aturan pernikahan di negara tersebut. Di mana aturan ini akan secara eksplisit menjelaskan bahwa pernikahan hanya bisa dilakukan oleh seorang pria dan perempuan, bukan sekadar kata "pasangan" dalam defenisi saat ini.

Hasil ini jadi sebuah kejutan di mana pada Jumat (5/10/2018) lalu, sebesar 90 persen menunjukkan dukungan perubahan aturan. Namun kemudian terjadi penurunan drastis saat hari H. Kondisi ini dipercaya akibat strategi dari No Campaign yang sukses memboikot suara, sehingga total suara 30 persen yang dibutuhkan tidak tercapai.

Rencana referendum ini sendiri sebelumnya didukung oleh kelompok konservatif dan Gereja Ortodoks yang kuat di Rumania.

Dilansir dari BBC pada Senin (8/10/2018), Michai Gheroghiu, Presiden Pro Referendum Coalition for Family mengatakan, kelompok ini hanya ingin melindungi sekelompok orang melalui aturan konstitusional. Yakni dengan mengubah definisi dari pernikahan, yang hanya dimaknai antara seorang pria dengan seorang perempuan.

Pandangan lebih keras datang dari Gereja Ortodoks Rumania.  Pihak gereja menganggap pernikahan sesama jenis adalah sebuah ancaman bagi masa depan generasi muda. "Jika kita membiarkan orang gay menikah, besok mereka akan meminta untuk mengadopsi anak-anak dan itu tidak bisa diterima," kata seorang anggota Gereja Ortodoks Rumania dikutip dari The Guardian (7/10/2018).

Rencana referendum yang berakhir gagal ini sebelumnya mendapat kritikan keras dari pihak oposisi. Dan Barna, salah satu oposisi dari Save Romania Union menentang keras rencana referendum ini. Ia mengatakan pemerintah harus segera bertanggung jawab akibat menghabiskan anggaran sebesar 46 juta US dollar untuk sebuah “fantasi”.

Meski referendum telah gagal, hal tersebut tidak mengubah kondisi hak kelompok LGBT di Rumania. Hingga hari ini pemerintah sudah tidak mengizinkan pasangan sesama jenis untuk menikah dan masuk ke dalam kemitraan sipil di Rumania.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17