Diterjang Badai, 9 Orang Tewas dalam Ekspedisi Pendakian di Himalaya

Kejadian ini merupakan bencana terburuk Nepal sejak 2015, ketika 18 pendaki tewas dalam longsoran salju yang dipicu oleh gempa besar di dasar Gunung Everest

INTERNASIONAL

Selasa, 16 Okt 2018 11:34 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

Diterjang Badai, 9 Orang Tewas dalam Ekspedisi Pendakian di Himalaya

Ilustrasi (foto: Antara)

KBR-Jakarta Lima warga Korea Selatan dan empat pemandu Nepal meninggal saat ekspedisi pendakian di wilayah Himalaya. Mereka meninggal, ketika badai salju melanda kamp mereka di Gunung Gurja, Nepal.

Dilansir dari Reuters (15/10/2018), kejadian ini merupakan bencana terburuk Nepal sejak 2015, yaitu ketika 18 pendaki tewas dalam longsoran salju yang dipicu oleh gempa besar di dasar Gunung Everest.

Seorang petugas penyelamat, Suraj Paudyal mengatakan, kecelakaan itu diperkirakan terjadi pada hari Kamis atau Jumat pekan lalu. "Beberapa mayat berada di sisi tebing, sementara yang lain berada di jurang," kata Paudyal. Ia menambahkan jenazah hanya bisa dicapai dengan menjatuhkan 100 metertali dari helikopter.

"Sebuah balok es besar (serac), mungkin setinggi 100 meter (330 kaki), kemungkinan jatuh dari gunung di sepanjang jurang, mengirim angin kencang yang menabrak kamp, melemparkan pendaki dari tepi tebing dan ke jurang," tambahnya.

Ia tidak menjelaskan bagaimana rekonstruksi urutan kejadian.Pihak berwenang Nepal mengatakan mereka tidak memiliki rincian tentang insiden itu.

Polisi dan warga setempat bekerja untuk membawa mayat-mayat itu turun gunung dan ke Kathmandu, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Nepal sudah mengatur untuk mengirim pulang jenazah warga Korea Selatan setelah dilakukannya post-mortems, kata Surendra Thapa, seorang pejabat kementerian pariwisata.

Penduduk desa telah melihat jenazah di lereng gunung pada Sabtu (3/10/2018) lalu, tetapi cuaca buruk membuat para tim penyelamat tidak jadi mengambilnya.

Nepal adalah rumah bagi delapan dari 14 gunung tertinggi di dunia, termasuk Gunung Everest. Saat ini adalah puncak musim pendakian di Himalaya. Pendapatan utama bagi negara tersebut didapatkan dari adanya pendaki asing.
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Presiden Didesak Keluarkan Perppu untuk Batalkan UU KPK

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 14-20 September 2019

Bangun Sinergi Selamatkan Badak