RS Karachi Gratiskan Pelayanan Kesehatan

Rumah sakit umum di Karachi, Pakistan sediakan jaminan kesehatan gratis bagi jutaan orang di sana. Pelayanan ini digagas oleh Dr Adib Rizvi yang terinspirasi dari jaminan kesehatan di Inggris.

INTERNASIONAL

Minggu, 19 Okt 2014 21:08 WIB

Author

Eli Kamilah

RS Karachi Gratiskan Pelayanan Kesehatan

kesehatan, karachi, pakistan

KBR - Rumah sakit umum di Karachi, Pakistan sediakan jaminan kesehatan gratis bagi jutaan orang di sana. Pelayanan ini digagas oleh Dr Adib Rizvi yang terinspirasi dari jaminan kesehatan di Inggris. 


Adib memulai layanan gratis sejak tahun 1970an. Padahal, sistem kesehatan publik di Pakistan terhambat sejumlah masalah seperti korupsi, kesalahan manajemen dan kekurangan sumber daya. 


Adib sendiri sempat mengalami kesulitan karena terbatasnya dana, tempat tidur, obat-obatan, dan peralatan operasi. Dan juga tidak adanya antusiasme di antara pejabat kesehatan untuk mengubah atau meningkatkannya. 


Akhirnya dia mendapatkan dukungan dari jaringan terdekat dan juga para penyumbang. Sebuah tim dokter dan tenaga medis pun mulai bekerja sama. Mereka mengatur segalanya untuk meningkatkan layanan, termasuk menambah peralatan medis. 


Rumah sakit itu melakukan eksperimen medis dengan mentransplantasi organ tubuh. dia dan timnya sukses melalakukan transplantasi ginjal pertama di Pakistan pada Desember 1985. Layanan dan fasilitas yang diberikan oleh Institut Urologi dan Transplantasi Sindh SIUT terus meningkat, dan saat ini telah memiliki 800 kamar (BBC) 


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.