Program Intelijen Amerika Diprotes Pejabat Eropa

KBR68H, Washington - Duta besar Amerika di Madrid, hari Senin dipanggil untuk mendengar protes pemerintah Spanyol, setelah ada sejumlah laporan bahwa NSA mengumpulkan jutaan percakapan telepon dari dan ke Spanyol.

INTERNASIONAL

Selasa, 29 Okt 2013 08:03 WIB

Author

Tony Hotland

Program Intelijen Amerika Diprotes Pejabat Eropa

intelijen, amerika, diprotes, eropa

KBR68H, Washington - Duta besar Amerika di Madrid, hari Senin dipanggil untuk mendengar protes pemerintah Spanyol, setelah ada sejumlah laporan bahwa NSA mengumpulkan jutaan percakapan  telepon dari  dan ke Spanyol.

Seorang menteri pemerintah Spanyol dilaporkan menyebut operasi itu tindakan “tidak pantas dan tidak bisa diterima” dari sebuah negara sahabat.

Pengungkapan terbaru yang dilaporkan itu  yang berasal dari informasi bekas pegawai kontrak NSA, Edward Snowden, yang mendapat suaka sementara di Russia. Informasinya juga mengarah pada laporan bahwa NSA memantau jutaan percakapan telepon warga Perancis.

Pakar kebijakan Amerika James Boys dari King’s College di London mengatakan tuduhan pemantauan itu memperjelas bagaimana seriusnya pejabat Amerika memandang tanggung jawab mereka untuk melakukan apa saja  guna melawan teroris.

“Apa yang ditunjukkan insiden ini adalah  kepentingan keamanan nasional Amerika akan terus berlanjut tidak peduli siapapun yang menjadi Presiden dan Amerika tidak akan memperdulikan potensi sakit hati yang timbul karenanya pada sekutu dan pejabat pemerintah di  Eropa,”kata Boys.

Operasi pemantauan percakapan telepon itu melacak  asal dan lawan bicara percakapan telepon itu untuk melihat pola dan menemukan teroris tanpa benar-benar mendengarkan isi percakapan-percakapan telepon itu.

Tapi laporan terbaru mengenai pelacakan itu keluar hanya beberapa hari setelah tuduhan-tuduhan yang lagi-lagi didasarkan informasi dari Edward Snowden. Intelijen Amerika memang memantau percakapan telepon kira-kira 35 pemimpin dunia selama bertahun-tahun termasuk diantaranya Kanselir Jerman Angela Merkel.

Kanselir Jerman Merkel telah mengirim pejabat intelijen senior ke Washington menuntut diadakannya sebuah penyelidikan.

Media Jerman melaporkan Presiden Barack Obama mengetahui pemantauan itu. Tapi NSA menyangkalnya dan harian Wall Street Journal melaporkan bahwa Presiden Obama tidak mengetahui adanya program itu sampai beberapa bulan lalu dan ia memerintahkan untuk dihentikan. Dalam konferensi puncak minggu lalu, para pemimpin Eropa bergantian mengecam program intelijen Amerika itu. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Polemik TNI 'cawe-cawe' Copoti Baliho Rizieq Shihab

Kabar Baru Jam 8

Wagub DKI Ingatkan Sanksi Bagi Penolak Tes Covid-19 di Petamburan