Di Korea Utara, Menjual dan Mengkonsumsi Mariyuana Tidak Dilarang

KBR68H

INTERNASIONAL

Jumat, 11 Okt 2013 11:49 WIB

Author

Doddy Rosadi

Di Korea Utara, Menjual dan Mengkonsumsi Mariyuana Tidak Dilarang

mariyuana, korea utara, ganja, legal

KBR68H – Korea Utara belum mempunyai aturan yang melarang penjualan mariyuana. Negara itu juga tidak melarang konsumsi mariyuana. Minggu lalu, penulis lepas asal Inggris berusia 29 tahun menulis di blognya tentang bagaimana dia mendapatkan sekantong penuh mariyuana dari pasar di Korea Utara. Setelah itu, dia dengan bebas menghisapnya di taman terbuka dan juga di monumen. Blogger itu juga tetap menghisap mariyuana ketika tengah makan di rumah makan dan bar.

Darmon Richter, blogger asal Inggris itu tinggal di Bulgaria. Kepada Huffington Post, Richter bercerita tentang legalitas mariyuana di Korea Utara. Menurut dia, pemandu wisata yang disewa untuk menemaninya dan sejumlah turis lain mengungkapkan bahwa mariyuana adalah barang legal di Korea Utara.

Laporan Open Radio for North Korea – LSM Amerika yang berpusat di Seoul - pada 2010 mengungkapkan, rezim Kim Jong Un tidak memasukkan mariyuana dalam daftar obat-obatan terlarang.

"Daun ganja tumbuh dengan bebas dimana-mana di Korea Utara.Bahkan, ganja juga dijual oleh badan pemerintah ke luar negeri sebagai salah satu cara untuk mendapatkan mata uang asing,”kata Sokeel Park, Direktur Penelitian dan Strategi di Liberty In Korea Utara, kelompok hak asasi manusia di California, Amerika Serikat yang memberikan perlindungan kepada pelarian dari Korea Utara.

Menurut Park, mariyuana yang dikenal dengan nama yoksam tidak diperlakukan sebagai obat-obatan terlarang oleh pemerintah Korea Utara. Jadi, tidak ada stigma mariyuana adalah barang ilegal seperti yang diterapkan di negara Barat.

Tahun lalu, seorang konsultan Amerika yang berkunjung ke Korea Utara pada 2008 menulis di media online Reddit tentang mariyuana di negara tersebut. Kata dia, warga setempat memperlakukan mariyuana sebagai obat sehingga mereka dibolehkan menanamnya di kebun kecil. (HuffingtonPost)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pansel Capim KPK Diminta Tak Loloskan Kandidat Bermasalah