Share This

Presiden Vietnam Meninggal di Usia 61 Tahun

Dilansir dari Vietnam Television dalam Reuters, Quang meninggal karena menderita penyakit serius.

INTERNASIONAL

Jumat, 21 Sep 2018 13:53 WIB

Foto: REUTERS/Kham/File Photo

KBR - Presiden Vietnam, Tran Dai Quang meninggal dunia di usianya yang ke 61 tahun di rumah sakit militer Hanoi pada Jumat (21/0/2018).

Dilansir dari Vietnam Television dalam Reuters, Quang meninggal karena menderita penyakit serius. Tidak dikatakan lebih lanjut penyakit apa yang diderita, namun Quang telah menerima perawatan medis di Vietnam maupun di luar negeri.

Vietnam tidak memiliki pemimpin utama. Negara ini dipimpin oleh Presiden, Perdana Menteri, dan Ketua Partai Komunis. Para ahli mengatakan bahwa jabatan Quang sebagai presiden hanyalah bersifat seremonial.

Quang ditunjuk menjadi presiden pada April 2016. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Keamanan Publik,yaitu sebuah organisasi dengan kekuasaan dan wewenang untuk mengumpulkan informasi intelijen dan menggagalkan ancaman domestik maupun asing terhadap partai.

Quang berasal dari wilayah pertanian kecil yang berjarak 115 kilometer dari Hanoi. Ia pernah menjadi seorang jenderal polisi dan anggota Politbiro yang bisa mengambil keputusan yang kuat di Vietnam. Karier politiknya menanjak saat ia bergabung di Partai Komunis Vietnam.

"Kami sedih mendengar berita bahwa presiden telah meninggal," kata Bui Duc Phi, kepala desa tempat Quang dilahirkan.
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.