Intelejen Papua Nugini Selidiki Jaringan Teroris Timur Tengah

Badan intelejen Papua Nugini tengah menyelidiki sejumlah orang dan perusahaan yang dituding memiliki hubungan dengan organisasi teroris di Timur Tengah.

INTERNASIONAL

Kamis, 04 Sep 2014 10:18 WIB

Author

Antonius Eko

Intelejen Papua Nugini Selidiki Jaringan Teroris Timur Tengah

papua nugini, teroris, timur tengah

Badan intelejen Papua Nugini tengah menyelidiki sejumlah orang dan perusahaan yang dituding memiliki hubungan dengan organisasi teroris di Timur Tengah. 


Perdana Menteri Peter O’Neill mengatakan, orang-orang itu diduga mendanai aksi kelompok teroris itu. Namun tak ditemukan bukti adanya aksi teror yang mengancam warga PNG. 


Harian Post Courier memuat laporan yang menyebut adanya satu keluarga, yang memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris di Timur Tengah, telah menginvestasikan dana hingga jutaan dolar di PNG. 


Koran itu menyebut, keluarga itu adalah warga Australia dan berinvestasi di sektor perkayuan, pelayanan keamanan dan pertanian. 


“Kami tengah menyelidiki dugaan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan di negara ini berkaitan dengan pendanaan gerakan radikal di Timur Tengah. Kami tak akan mentolerir orang-orang yang terlibat dalam aksi terorisme,” kata Peter O’Neill. 


O’Neill sudah memerintahkan ditingkatkannya pengamanan dalam negeri menjelang pertemuan internasional yang bakal dihadiri sejumlah kepala negara. 


O’Neill menambahkan, PNG telah menjalin kerjasama dengan negara lain untuk merespon dugaan ini, namun Komisi Tinggi Australia mengaku tak ada warganya di PNG yang punya kaitan dengan terorisme. (theguardian) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

AstraZeneca Bakal Gelar Uji Klinis Global Tambahan

Eps12. Masa Depan Restorasi Gambut

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Mekanisme Baru Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Bupati Banyumas Larang Hajatan Meski Diprotes