Istri Presiden Suriah Pamer Foto Pencitraan di Instagram

KBR68H- Dengan senyum istri Presiden Suriah Asma al-Assad merangkul gadis muda dan memberikaannya boneka.

INTERNASIONAL

Jumat, 06 Sep 2013 09:04 WIB

Author

Suryawijayanti

Istri Presiden Suriah Pamer Foto Pencitraan di Instagram

Asma al-Assad, suriah, instagram

KBR68H- Sebuah foto menampilkan istri Presiden Suriah Asma al-Assad merangkul gadis muda dan memberikan boneka. Itulah foto yang dipajang di akun Instagram yang menunjukkan suasana perdamaian dan penuh cinta oleh istri Presiden Suriah. Namun banyak pihak yang menuding, foto tersebut hanyalah pencitraan semata. 

Akun presiden pada platform media sosial tampaknya digunakan sebagai alat propaganda untuk mencoba dan menutupi kekejaman mengerikan yang dilakukan oleh rezim

Gaya hidup Asma telah berada di bawah pengawasan ketat selama dua tahun terakhir, dengan cerita-cerita kehidupan berfoya-foya di tengah penderitaan rakyatnya. Bahkan Asma digambarkan seperti Marie Antoinette yang selalu tampil hidup mewah.

"Saya suka pakaian dan sepatunya. Namun itu dibayar oleh darah rakyat Suriah! Serius, itu membuat Marie Antoinette terlihat seperti seorang malaikat dibandingkan dengan Anda!, "Tulis salah satu pengguna Instagram.

Reaksi lainnya bervariasi yang lebih banyak mengkritik usaha Asma itu "palsu."

"Lihatlah setan yang menyamar" tulis seorang pengguna anti-Assad di Twitter. Tweet lain mengatakan "Baik Bashar atau Asma dapat mencuci darah menutupi tangan mereka"

Di tengah krisis yang berkepanjangan, gaya hidup Asma al-Assad yang gemar menghamburkan uang negara banyak disorot banyak kalangan. Tak jarang, Asma mendatangkan bawang dan perhiasan mewah dengan membelinya secara online. Asma dan keluarganya juga kerap memesan makanan Barat, karena tak ingin makan makanan lokal. Asma  juga pernah memesan furnitur mewah seharga Rp 4,6 miliar dari  Inggris. (Alarabiya)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia