Dalai Lama: Stop Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

KBR68H- Kekerasan terhadap Muslim Rohingya yang terus berlangsung di Burma, membuat pemimpi spiritual Tibet, Dalai Lama kembali angkat bicara. Ia mengingatkan para bhiksu bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip damai dan mengingat ajaran Buddha.

INTERNASIONAL

Kamis, 19 Sep 2013 14:26 WIB

Author

Suryawijayanti

Dalai Lama: Stop Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Dalai Lama, budha, muslim Rohingya

KBR68H- Kekerasan terhadap Muslim Rohingya yang terus berlangsung di Burma, membuat pemimpi spiritual Tibet, Dalai Lama kembali angkat bicara. Ia mengingatkan para bhiksu bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip damai dan mengingat ajaran Buddha.

Hal itu diungkapkan Dalai Lama  saat konferensi hak asasi manusia tahunan di Praha, Republik Ceko. Dia menekankan abad ini harus menjadi abad dialog, bukan perang.

Kaum minoritas Muslim Rohingya telah menjadi korban dalam bentrokan sektarian yang menyebabkan sekitar 200 orang tewas di negara bagian Rakhine, dan 140.000 lebih  kehilangan rumah. Mereka sangat rentan karena sekitar 800.000 Muslim Rohingya dirampas hak-hak kewarganegaraan akibat kebijakan yang diskriminatif.

Pemerintah telah dikritik karena gagal melindungi Rohingya. Ini bukan pertama kalinya bahwa Dalai Lama  mengecam serangan terhadap umat Islam. Pada bulan Mei dia berbicara di University of Maryland bahwa membunuh orang atas nama agama itu tidak masuk akal.

"Aku berdoa agar mereka (para biksu) memikirkan dan mengingat kembali wajah damai Sang Buddha,"ujarnya. (huffingtonpost)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8