Culik Ulama Mesir: Bekas Perjabat CIA Minta Grasi ke Presiden Italia

Seorang bekas kepala Badan Intelejen Amerika CIA meminta grasi kepada Presiden Italia setelah dinyatakan bersalah karena menculik seorang ulama Mesir. Robert Seldon Lady dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara dalam persidangan in absensia atas penculikan

INTERNASIONAL

Jumat, 13 Sep 2013 10:34 WIB

Author

Rumondang Nainggolan

Culik Ulama Mesir: Bekas Perjabat CIA Minta Grasi ke Presiden Italia

cia, ulama mesir, presiden italia

KBR68H - Seorang bekas kepala Badan Intelejen Amerika CIA meminta grasi kepada Presiden Italia setelah dinyatakan bersalah karena menculik seorang ulama Mesir. Robert Seldon Lady dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara dalam persidangan in absensia atas penculikan Abu Omar dari Milan pada tahun 2003. 


Lady menyampaikan permohonannya melalui surat kepada Presiden Italia Giorgio Napolitano. Pria berusia 59 tahun itu ditahan sementara di Panama pada bulan Juli sesuai surat perintah penangkapan internasional yang dikeluarkan setelah hukumannya dijatuhkan pengadilan. 


Ulama Mesir Abu Omar dikenal sebagai Hassan Mustafa Osama Nasr, diculik di jalan Milan pada Februari 2003 dan ditransfer antara pangkalan militer AS di Italia dan Jerman sebelum dibawa ke Mesir. (BBC)


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Program Restrukturisasi Jiwasraya

Kabar Baru Jam 8

Kapan Kekebalan Terbentuk Usai Vaksinasi Covid-19?

Kabar Baru Jam 10