Pemutaran Film

KBR

INTERNASIONAL

Jumat, 08 Agus 2014 14:03 WIB

Author

Luviana

Pemutaran Film

film, jalanan, melbourne

KBR – Salah satu film Indonesia disambut antusiasme luar biasa dari publik di Australia. Film tentang 3 musisi jalanan Jakarta yang berjudul “JALANAN” sukses diputar di Festival Film Internasional Melbourne (MIFF) tahun 2014. Bahkan, setelah tiket terjual habis, masih banyak yang tetap mengantri mengharapkan ada penonton yang batal untuk menonton.

JALANAN diputar dua kali di MIFF yang merupakan festival film terbesar di Australia. Pemutaran pertama berlangsung hari Rabu 6 Agustus 2014 lalu di Treasury Theater, kota Melbourne, Australia.

Ratusan penonton pun memenuhi ruang teater untuk melihat kisah sang tiga musisi: Ho, Boni dan Titi.

Ernest Hariyanto, editor “JALANAN” menyatakan lewat e-mail pada Australia Plus bahwa diputarnya JALANAN di MIFF memiliki kebanggaan tersendiri baginya, karena Ia juga banyak bekerja di Australia selain di Indonesia.

"Saya pertama kali menghadiri  MIFF sebagai penonton saat tinggal di Melbourne tahun 1995, dan semenjak itu telah banyak belajar dari film-film yang sempat saya tonton di MIFF ditahun-tahun berikutnya.”

Ernest, yang banyak bekerjasama dengan sineas-sineas dari suku Aborigin di Australia berharap bahwa dengan diputarnya “JALANAN” di MIFF maka akan terbuka pula kesempatan untuk menayangkan film ini di kota-kota lain di Australia.

Ia juga berharap warga Australia dapat merasakan suka, duka dan semangat hidup dari ketiga karakter dalam film. Tampaknya, harapan Ernest terkabul. Gelak tawa dan tepuk tangan sesekali terdengar menanggapi berbagai adegan film tersebut saat diputar di Treasury Theater.

Sutradara "JALANAN", Daniel Ziv beserta editor Ernest Hariyanto dan Titi, salah seorang dari tiga musisi jalanan di film itu, tampil di depan penonton seusai pemutaran film. Mereka pun dihujani berbagai pertanyaan seputar film tersebut.


Sumber: ABC

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Strategi Pembiayaan Lingkungan Hidup

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17