Vietnam, Penjara Terbesar Kedua di Dunia bagi Blogger

KBR68H

INTERNASIONAL

Selasa, 06 Agus 2013 10:53 WIB

Author

Doddy Rosadi

Vietnam, Penjara Terbesar Kedua di Dunia bagi Blogger

vietnam, penjara, blogger, reporters without borders

KBR68H – Organisasi Reporters Without Borders mendesak pemerintah Vietnam untuk membebaskan 35 blogger yang ditahan dengan tuduhan melakukan propaganda antipemerintah. Blogger yang ditahan tersebut antara lain aktivis hak asasi manusia Dieu Cay serta pengacara Le Quoc Quan.

Aparat keamanan Vietnam juga menahan Paulus Le Son, Ta Phong Tan, Tran huynh Duy Tuc dan Nguyen Tien Trung yang dihukum seumur hidup dengan tuduhan melakukan tindakan subversif, melakukan propaganda antipemerintah dan berusaha melakukan kudeta.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam kerap memenjarakan blogger. Langkah itu diambil untuk mencegah terjadinya destabilisasi. Blogger di Vietnam adalah sumber informasi yang independen dalam mengabarkan sebuah berita. Mereka sering menulis tentang korupsi, masalah lingkungan dan juga perkembangan politik negeri itu.

Di dunia, Vietnam adalah penjara terbesar kedua bagi blogger setelah Cina. Selain menahan para blogger, aparat keamanan di Vietnam juga sering melakukan kekerasan dan juga pelecehan kepada keluarga blogger. Ibu dari Ta Phong Tan mengakhiri hidupnya dengan membakar diri pada 2012. Dia putus asa melihat perlakuan yang dialami putrinya di penjara.

Reporters Without Borders mendesak pemerintah Vietnam untuk segera membebaskan 35 blogger yang masih ditahan. Selain itu, Vietnam juga diminta untuk mencabut aturan tentang sensor kepada penyedia informasi. Reporters Without Borders juga menolak UU represif yang digunakan untuk memenjarakan blogger. (Rsf.org)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme