Studi: Anak dari Ibu yang Obesitas Meninggal Sebelum Usia 55 Tahun

KBR68H - Hasil penelitian menunjukkan, anak yang lahir dari ibu yang obesitas memiliki kemungkinan lebih besar meninggal sebelum usia 55 tahun dibanding wanita dengan berat normal.

INTERNASIONAL

Kamis, 15 Agus 2013 14:42 WIB

Author

Issha Harruma

Studi: Anak dari Ibu yang Obesitas Meninggal Sebelum Usia 55 Tahun

obesitas, ibu hamil, usia anak, penelitian

KBR68H - Hasil penelitian menunjukkan, anak yang lahir dari ibu yang obesitas memiliki kemungkinan lebih besar meninggal sebelum usia 55 tahun dibanding wanita dengan berat normal. Anak tersebut juga memiliki resiko 29 persen lebih tinggi terkena serangan jantung, angina (penyakit jantung) atau biasa dikenal angin duduk, dan stroke.

Sebelumnya, sebuah studi menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu dengan berat badan berlebih memiliki risiko tinggi terkena masalah jantung, diabetes, dan obesitas.

Para ahli dari University of Aberdeen dan Edinburgh meneliti perkembangan 38 ribu bayi yang lahir pada 1950 hingga 1976. Kematian anak-anak tersebut dan berat badan ibu mereka dicatat. Hasilnya, anak-anak tersebut 35 persen memiliki kemungkinan lebih besar meninggal dini sebelum usia 55 tahun jika ibu mereka memiliki indeks masa tubuh (BMI) 30 atau lebih selama masa kehamilan. Sebanyak 6.551 anak meninggal dengan berbagai sebab. Namun penyebab utamanya adalah penyakit jantung.

“Penelitian ini menunjukkan pentingnya menjaga berat badan tetap normal bagi ibu hamil,” kata Louise Silverton, direktur bagian kebidanan Royal College of Midwives.

Hasil penelitian ini pun akan sangat berguna mengingat semakin meningkatnya jumlah ibu hamil yang obesitas.

“Kita harus mencari tahu bagaimana membantu wanita muda dan anak mereka untuk mengontrol berat badan mereka, sehingga resiko penyakit kronis tidak diturunkn dari generasi ke generasi,” tambah Dr Sohiree Bhattacharya dari University of Aberdeen. (Dailymail)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18