Perdagangan Harimau Indonesia Mendunia

Perdagangan harimau Sumatera lewat internet memicu Kementerian Kehutanan Indonesia membentuk satuan tugas baru untuk melindungi penurunan jumlah hewan itu.

INTERNASIONAL

Kamis, 29 Agus 2013 08:18 WIB

Author

Eva Mazrieva

Perdagangan Harimau Indonesia Mendunia

harimau, perdagangan

KBR68H, Washington - Perdagangan harimau Sumatera lewat internet memicu Kementerian Kehutanan Indonesia membentuk satuan tugas baru untuk melindungi penurunan jumlah hewan itu.


Ketua Forum Harimau Kita,Doli Priatna mengatakan penyelidikannya menunjukkan adanya organisasi internasional yang menjual bagian-bagian tubuh harimau di seluruh kawasan itu.


Menurut penyelidikan forum tersebut, bagian-bagian tubuh hewan itu dikirim untuk dijual di luar negeri.  Bagian-bagian tubuh harimau itu pertama kali dikirim ke Singapura, kemudian dijual ke negara-negara lain, termasuk Korea Selatan, Cina dan Taiwan. 


Jumlah harimau Sumatera saat ini hanya mencapai 350.  Doli Priatna mengeluh karena pihak berwenang, termasuk polisi, tidak melakukan banyak hal untuk menghentikan perburuan harimau. 


Agus Sutito dari Kementerian Kehutanan Indonesia yang mengakui sangat sulit mengamankan habitat harimau ini. Dia mengatakan kementeriannya membentuk satuan tugas yang akan bekerjasama dengan pihak berwenang lokal di Sumatera. (VOA) 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Tetap Aman dan Sehat Beraktivitas Saat Pandemi

Catatan Vaksin Mandiri

Wapres Bicara Vaksinasi untuk Lansia