Minggu, AS Buka Kembali 18 Kedubes di Timur Tengah dan Afrika

KBR68H - Pemerintah Amerika Serikat akan kembali membuka 18 kantor kedutaan besar dan konsulat di Timur Tengah serta Afrika, pada Minggu besok. Kantor perwakilan yang dibuka adalah daerah-daerah di luar Yaman dan Pakistan.

INTERNASIONAL

Sabtu, 10 Agus 2013 11:50 WIB

Author

Agus Luqman

Minggu, AS Buka Kembali 18 Kedubes di Timur Tengah dan Afrika

Amerika Serikat, Kedutaan, Konsulat, Alqaeda, teror

KBR68H - Pemerintah Amerika Serikat akan kembali membuka 18 kantor kedutaan besar dan konsulat di Timur Tengah serta Afrika, pada Minggu besok. Kantor perwakilan yang dibuka adalah daerah-daerah di luar Yaman dan Pakistan.

Pada akhir pekan lalu Amerika Serikat menutup 19 kantor perwakilan mereka di kawasan itu karena ancaman terorisme.

Satu kedutaan Amerika di Sanaa, Yaman akan tetap ditutup karena masih adanya ancaman teror dari kelompok AlQaeda di Semenanjung Arab.

Warga Amerika di Yaman telah diminta untuk meninggalkan negara itu sejak beberapa hari lalu. Banyak pejabat Amerika di kedutaan itu dievakuasi setelah intelijen Amerika menyadap komunikasi AlQaeda yang menyiapkan serangan teror di Yaman.

Selain di Yaman, kantor konsulat besar Amerika di Lahore Pakistan juga tetap ditutup. Kantor perwakilan itu ditutup sejak Kamis lalu terkait ancaman keamanan dari kelompok lain.

"Kami akan terus mengevaluasi ancaman keamanan di Sanaa dan Lahore dan membuat keputusan lanjutan tentang pembukaan di dua kantor perwakilan di sana," demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat sebagaimana dikutip laman Washington Post.

Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan larangan bepergian terhadap warga mereka di berbagai belahan dunia karena adanya ancaman serangan teror. Peringatan bepergian atau travel warning itu berlaku sejak 2 Agustus hingga akhir bulan ini. (Washington Post)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Bangun dari Demotivasi Skripsi

Catatan dan PR bagi Kapolri Baru

Kabar Baru Jam 10