Share This

Banjir Tewaskan 22 Orang di India

Banjir mengakibatkan 170 ribu orang mengungsi

BERITA , INTERNASIONAL

Senin, 11 Jul 2016 17:43 WIB

Ilustrasi: Banjir di India Desember lalu. (Foto: Antara)

KBR, Hujan deras mengakibatkan banji di yang menewaskan  sedikitnya 22 orang di India. Banjir juga membuat sekira 170.000 warga terpaksa mengungsi.

Reuters menulis hujan diprediksi akan turun lebih deras lagi dalam beberapa hari mendatang. Kantor cuaca setempat menjelaskan   hujan yang turun  35% di atas rata-rata dari biasany.


Korban terbesar sebanyak 22  orang tewas terjadi di Provinsi Madhya Pradesh. Di kota ini sekira  70.000 warga mengungsi karena luapan air dari sungai Narmada.


“Ribuan orang akan dievakuasi hari ini. Kami sedang mengusahakan untuk membuat tenda bantuan,” ujar Sekretaris Kementerian Dalam Negeri India, Basant Singh.

“Departemen kesehatan sedang mendistribusikan obat-obatan untuk mencegah wabah penyakit yang terbawa melalui banjir.” Kata dia


Banjir juga melanda daerah Assam menewaskan setidaknya dua orang dan membuat  100.000 orang   mengungsi.  Selain itu, hujan membuat sungai Brahmaputra meluap dan mengalir menuju Bangladesh.


Gubernur Assam, Sarbananda Sonowal, memerintahkan pejabat setempat untuk mendistribusikan makanan, pakaian, serta obat-obatan untuk para korban yang tak dapat kembali ke rumah mereka.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.