Tawaran Suaka Untuk Snowden Dari Lawan-Lawan AS

Awal pekan ini, beberapa negara Eropa dilaporkan menolak untuk mengizinkan jet Presiden Bolivia melintasi wilayah udara mereka dalam perjalanan kembali dari Moskow - tampaknya karena kecurigaan ada Edward Snowden di dalam pesawat.

INTERNASIONAL

Sabtu, 06 Jul 2013 23:42 WIB

Author

Heru Hendratmoko

Tawaran Suaka Untuk Snowden Dari Lawan-Lawan AS

Edward Snowden, CIA, Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Nikaragua Daniel Ortega

KBR68H - Presiden Nikaragua dan Presiden Venezuela menyatakan dukungannya kepada buron pemerintah Amerika Serikat, Edward Snowden, dengan menawarkan suaka politik terhadap laki-laki berusia 30 tahun itu. Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan akan memberikan suaka kepada pembocor (whistleblower) informasi intelijen AS, yang diyakini sedang bersembunyi di sekitar Moskow. Sedangan Presiden Nikaragua Daniel Ortega mengatakan negaranya akan memberikan suaka politik "jika keadaan memungkinkan".


Menurut situs Wikileaks, Snowden telah mengajukan suaka politik tambahan kepada enam negara pada hari Jumat. Tetapi nama negara-negara itu tidak disebutkan untuk menghindari campur tangan AS. Sejauh ini Snowden sudah meminta suaka politik kepada 21 negara, namun sebagian besar telah menolak permintaannya.


Laporan BBC menyebut, wilayah udara Eropa dapat ditutup untuk setiap pesawat yang diduga membawa Edward Snowden.


Awal pekan ini, beberapa negara Eropa dilaporkan menolak untuk mengizinkan jet Presiden Bolivia melintasi wilayah udara mereka dalam perjalanan kembali dari Moskow - tampaknya karena kecurigaan ada Edward Snowden di dalam pesawat.


Edward Snowden, bekas pekerja teknis CIA, melarikan diri ke Hong Kong pada Mei lalu setelah mengungkapkan adanya pengawasan yang luas terhadap internet dan telepon oleh intelijen AS. Setelah AS mengajukan tuntutan dan meminta pemerintah setempat untuk mengekstradisi dia, Snowden meninggalkan Hong Kong pada 23 Juni, awalnya dengan tujuan Moskow tetapi dengan tujuan mencari suaka di Ekuador.


Seorang Wartawan yang mewawancarainya di lokasi rahasia di Hong Kong menggambarkan Snowden sebagai seorang yang "tenang, cerdas, santai dan tidak menonjolkan diri. Seorang master pada komputer".


Kepada Guardian, Snowden pernah mengatakan, "Saya tidak ingin hidup dalam masyarakat yang melakukan hal semacam ini. Saya tidak ingin hidup di dunia di mana segala sesuatu yang saya lakukan dan katakan dicatat."


Pemerintah AS menuduh Edward Snowden telah mencuri properti pemerintah, komunikasi yang tidak sah atas informasi pertahanan nasional dan penyebarluasan informasi intelijen. Setiap tuduhan berbobot hukuman maksimum 10 tahun penjara. Tetapi para aktivis dan lembaga hak asasi manusia membela Snowden dengan menyatakan bekas anggota CIA itu bukan seorang penjahat, melainkan whistleblower yang justru harus dilindungi haknya.


(BBC)


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Program Restrukturisasi Jiwasraya

Kabar Baru Jam 8

Kapan Kekebalan Terbentuk Usai Vaksinasi Covid-19?

Kabar Baru Jam 10