Bagikan:

Penemu Mouse Komputer Meninggal

Douglas Engelbart, penemu mouse yang mengubah cara orang berinteraksi dengan komputer, meninggal pada usia 88 tahun

INTERNASIONAL

Kamis, 04 Jul 2013 09:15 WIB

Penemu Mouse Komputer Meninggal

mouse, komputer, meninggal, Douglas Engelbart

KBR68H- Douglas Engelbart, penemu mouse yang mengubah cara orang berinteraksi dengan komputer, meninggal pada usia 88 tahun. Engelbart meninggal Selasa malam di rumahnya di Atherton, California. Engelbart meninggalkan seorang istri dan empat anak.

"Warisan Doug sangat besar - siapa pun di dunia yang menggunakan mouse atau menikmati manfaat produktif dari komputer pribadi berhutang budi kepadanya," kata Curtis R. Carlson, presiden dan CEO SRI International - lembaga penelitian di mana Engelbart mengabdikan diri.

"SRI sangat istimewa dan terhormat memiliki dia sebagai salah satu dari keluarga kami. Dia membawa nilai yang sangat besar bagi masyarakat. Kita akan kehilangan kejeniusannya, kehangatan dan pesonanya,"tambah Carlson.

Beberapa dekade yang lalu, Engelbart datang dengan ide yang kita kenal sebagai mouse. Berkat temuannya, warga dunia jadi mudah mengoperasikan komputer.Selama PD II, Douglas bergabung dengan Angkatan Laut Amerika Serikat sebagai teknisi elektronik. Selanjutnya Douglas bekerja di NASA pada divisi Ames Research Laboratory. Setelah meraih Ph.D., Douglas melanjutkan karier sebagai peneliti di Stanford Research Institute, di lembaga inilah Douglas menjadi pionir dalam pengembangan berbagai komponen komputer, termasuk tetikus atau yang biasa disebut mouse.

Mouse yang juga dikenal dengan Tetikus ini memiliki bentuk yang berbeda dengan yang ada sekarang. Kala itu, Mouse dibuat dari  balok kayu, roda dan tombol merah kecil, berbeda jauh dengan mouse saat ini.

Pada tahun 2005, Douglas menerima dana penelitian dari Natioanl Science Foundation untuk projek open source yang diberi nama HyperScope. Pada 9 Desember 2008, Douglas dianugerahi kehormatan pada “Mother of All Demos” yang ke-40, kegiatan yang dibuat oleh SRI International.(CNN)


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Mengkritik Klaim Pemberantasan Korupsi di Era Jokowi

Most Popular / Trending