Osama Bin Laden Suka Bertopi Koboi untuk Kelabui Aparat

Osama bin Laden tewas dalam penggerebekan pasukan Amerika Serikat pada Mei 2011 lalu. Namun, hingga ini kisah pengejaran buronan Amerika itu masih menarik untuk disimak.

INTERNASIONAL

Selasa, 09 Jul 2013 13:08 WIB

Author

Suryawijayanti

Osama Bin Laden Suka Bertopi Koboi untuk Kelabui Aparat

Osama bin laden, topi, koboi

KBR68H- Osama bin Laden tewas dalam penggerebekan pasukan Amerika Serikat pada Mei 2011 lalu. Namun, hingga ini kisah pengejaran buronan Amerika itu masih menarik untuk disimak. Termasuk kebiasaan Osama yang suka memakai topi ala koboi untuk berkeliling di sekitar rumah persembunyiannya di  kompleks Abbottabad, Pakistan. Topi koboi selalu identik dengan jagoan Amerika Serikat. OSama memakai topi tersebut untuk menghindari kecurigaan aparat.

Kebiasaan Osama memakai topi koboi terungkap berdasarkan laporan Komisi Abbottabad,  komisi independen yang ditugasi menyelidiki bagaimana bin Laden berhasil hidup tenang dan bagaimana pasukan operasi khusus AS mampu melakukan serangan rahasia tanpa gangguan dari pasukan pemerintah Pakistan.

Dalam laporan yang diperoleh dan diterbitkan oleh Al-Jazeera, juga terungkap jika Osama Bin Laden hanya memakai tiga pakaian musim panas dan tiga pakaian musim dingin. Dia juga memiliki jaket hitam dan dua sweater. Ketika ia merasa tidak enak badan, ia mengandalkan "obat tradisional Arab." Tapi setiap kali bin Laden "merasa lesu ia akan mengambil beberapa cokelat dan apel."

Selama dalam persembunyian, Osama juga tidak membahas masalah politik dengan istri-istrinya. Tapi Bin Laden sangat memperhatikan pendidikan agama cucunya dan  mengawasi waktu bermain mereka.

Osama tinggal di tempat tersebut bersama tiga istrinya dan seorang putrinya sejak 2005. Tempat persembunyiannya terungkap ketika salah satu orang kepercayaan Osama yaitu Abu Ahmed al-Kuwaiti ditangkap. Dialah yang memberikan informasi tentang tempat persembunyian Osama. Pemimpin Al Qaeda itu dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas serangan teroris ke Amerika pada 11 September 2001

Dokumen setebal 336 halaman tersebut adalah hasil wawancara dengan lebih dari 200 saksi, termasuk pejabat sipil dan militer senior. Tiga janda Bin Laden juga diwawancarai sebelum akhirnya dideportasi ke Arab Saudi.(yahoo.news)
 

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Travel Advisory Amerika Jadi Refleksi?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11