Media Dunia Menanti Kelahiran Anak Pangeran William dan Kate Middleton

KBR68H - The Duchess of Cambridge, Kate Middleton, telah dibawa ke rumah sakit sebagai tahap awal persalinan.

INTERNASIONAL

Senin, 22 Jul 2013 16:16 WIB

Author

Feriani Untari

Media Dunia Menanti Kelahiran Anak Pangeran William dan Kate Middleton

media dunia, pangeran william, kate middleton, proses persalinan

KBR68H - The Duchess of Cambridge, Kate Middleton, telah dibawa ke rumah sakit sebagai tahap awal persalinan. Juru bicara Istana Kensington mengatakan, dia bepergian dengan mobil dari istana ke St Mary di Paddington, London barat, dengan suaminya Duke of Cambridge, Pangeran William, pagi tadi.

Pasangan ini tidak mengetahui jenis kelamin anak pertama mereka, yang akan menempati posisi ketiga dalam garis takhta.

"Hal mengalami kemajuan seperti biasa", kata seorang juru bicara. Pengumuman resmi berikutnya mungkin dilakukan pada saat kelahiran.

Pers dunia telah berkemah di luar St. Mary untuk berjaga-jaga kelahiran sang pewaris tahta. Tanggal jatuh tempo tidak pernah diumumkan secara resmi namun banyak yang berharap bayi itu lahir pada pertengahan Juli.

Kendaraan kerajaan terlihat di pintu masuk kembali ke rumah sakit sekitar pukul 06:00 WIB, dengan pengumuman datang dari Istana Kensington 1,5 jam kemudian.

Pasangan itu pergi ke rumah sakit tanpa pengawalan polisi, kata juru bicara mereka. Kate ditangani oleh tim media yang dipimpin oleh bekas ginekolog kepercayaan Ratu, Marcus Setchell, yang telah membantu persalinan dua anak dari Countess of Wessex. Lalu juga dibantu Alan Farthing, bekas tunangan dari presenter TV yang dibunuh, Jill Dando, dan ginekolog Ratu saat ini.

Ia akan melahirkan di bagian khusus rumah sakit sayap Lindo, dimana Pangeran William dan adiknya, Pangeran Harry, lahir. The Duke dan Duchess of Cambridge menikah di Westminster Abbey pada April 2011. Pernikahan itu ditonton di televisi oleh ratusan juta orang di seluruh dunia. (BBC)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka