Euforia Media Jelang Kelahiran Anak Pangeran William-Kate Middleton

KBR68H - Kelahiran calon penerus tahta kerajaan Inggris, anak dari Pangeran William dan Kate Middleton masih satu minggu lagi.

INTERNASIONAL

Selasa, 09 Jul 2013 15:42 WIB

Author

Rizki Triana

Euforia Media Jelang Kelahiran Anak Pangeran William-Kate Middleton

pangeran william, kate middleton, euforia, inggris

KBR68H - Kelahiran calon penerus tahta kerajaan Inggris, anak dari Pangeran William dan Kate Middleton masih satu minggu lagi.  Namun, para awak media dari seluruh dunia sudah menyiapkan tempat terbaik untuk mengabadikan peristiwa bersejarah di Inggris tersebut. Mereka bahkan membuat kemah di luar rumah sakit Wing of St. Mary, tempat Kate akan melahirkan anak pertamanya.

Tepat di luar rumah sakit juga terdapat sederet tangga dan tripod yang sudah ditempatkan terlebih dahulu oleh para fotografer yang tidak ingin melewatkan moment kelahiran bayi pertama ini. Beberapa hari sebelum para fotografer itu datang, pihak rumah sakit juga sudah bersiap meyambut kelahiran bayi Kate dan William. Papan pengumuman dipasang di depan area Lindo Wing, meminta agar para pengemudi tidak parkir di sana selama bulan Juli. Pihak rumah sakit juga menyediakan tempat di seberang lobi untuk media.

Peristiwa ini akan menjadi berita kelahiran yang paling sensasional di dunia, hal ini dilihat berdasarkan popularitas yang dimiliki oleh William dan Kate. Pernikahan mereka menyedot perhatian 2 milyar orang dari seluruh penjuru dunia.

Pihak Istana St James Palace tempat kediaman pasangan ini menyebutkan, sejauh ini kesehatan Kate cukup baik setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit. Putra pasangan yang menikah pada April 2011 akan berada pada garis ketiga pewaris tahta Kerajaan Inggris. Pangeran William berada di urutan kedua pewaris tahta setelah ayahnya Pangeran Charles. (Dailymail)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat