Share This

Jepang Cabut Larangan Pesta Hingga Larut Malam

Jepang bakal mencabut undang-undang yang melarang pesta dansa sepanjang malam tahun depan. Undang-undang ini diberlakukan pasca Perang Dunia II tepatnya tahun 1948.

BERITA , INTERNASIONAL

Jumat, 26 Jun 2015 11:38 WIB

Ilustrasi : Dansa Cha-Cha/ANTARAFOTO

KBR - Jepang bakal mencabut undang-undang yang melarang pesta dansa sepanjang malam tahun depan. Undang-undang ini diberlakukan pasca Perang Dunia II tepatnya tahun 1948. Selama bertahun-tahun, pemerintah Jepang melarang warganya mengadakan pesta dansa di klub dan bar hingga larut malam. Sejumlah musisi dan anggota pecinta musik di Jepang kemudian melakukan protes untuk mencabut larangan dansa di larut malam.

Pada tahun 2013, kampanye itu mendapat dukungan berupa tandatangan dari 150 ribu orang. Setahun kemudian, satu kelompok nonpartai anggota parlemen dibentuk untuk membahas revisi undang-undang itu untuk diserahkan ke parlemen. Pekan lalu seperti diberitakan Russia Today, draf revisi itu dibahas pemerintah dan polisi sebelum diratifikasi.

Dalam draf undang-undang baru yang mengizinkan pesta dansa di club dan bar, pemerintah Jepang mengajukan sejumlah persyaratan antara lain, peserta dansa tetap di lantai dansa dengan nyala lampu yang layak.

Klub akan dilengkapi penerangan yang setara dengan cahaya di senja hari atau sebelum gedung teater akan memutar film. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya aksi kriminal dan tingkah laku tak senonoh. Polisi akan memantau klub untuk memastikan persyaratan itu dipenuhi.  (Russia Today)


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.