Puluhan Turis yang Terjebak di Bongkahan Es di Kutub Utara Menunggu Dievakuasi

KBR68H - Puluhan turis yang terjebak di antara bongkahan es di perairan dekat Teluk Kutub Utara, Kanada baru akan diselamatkan Rabu pagi waktu setempat.

INTERNASIONAL

Rabu, 26 Jun 2013 12:27 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Puluhan Turis yang Terjebak di Bongkahan Es di Kutub Utara Menunggu Dievakuasi

turis, terjebak kutub utara, evakuasi

KBR68H - Puluhan turis yang terjebak di antara bongkahan es di perairan dekat Teluk Kutub Utara, Kanada baru akan diselamatkan Rabu pagi waktu setempat. Kepolisian mengatakan, lokasi yang cukup jauh dan ekstrem menyebabkan helikopter penyelamat membutuhkan waktu cukup lama.

“Hercules dari Kota Winnipeg, Kanada sudah menemukan lokasi para turis terjebak dan sudah menurunkan beberapa kotak penyelamat,” kata Maj. Steve Neta dari Royal Canadian Air Force kepada CBC News.

Kotak darurat ini berisi rakit dan beberapa peralatan bertahan hidup lainnya (survival kits). Helikopter penyelamat yang akan mengangkut seluruh turis harus menempuh jarak yang cukup jauh. Mereka diperkirakan akan sampai pada Rabu pagi waktu setempat.

Seperti dilansir Associated Press, 20 orang turis dan pemandu wisata terjebak di kepungan es sejak Senin malam. Mereka berada 50 kilometer dari Pulau Baffin, Kanada. Namun terus terbawa menjauh hingga Royal Canadian Mounted Police mendengar kabar pada Selasa pagi pukul 07.00 waktu setempat.

Ketika dihubungi CNN pada Selasa malam, perusahaan tur Canadian-based Arctic Kingdom Polar Expedition menolak untuk berkomentar.

Ada dua grup yang terjebak di antara bongkahan es yang mengapung di Teluk Kutub. Noire Iqalukjuak, koordinator penyelamat di Teluk Kutub mengatakan, selain para turis, ada sebelas orang pemburu yang terjebak di lokasi berbeda. Mereka lebih dekat dengan daratan dan memutuskan untuk menerobos bongkahan es. Kini para pemburu ini sudah berada di daratan, 60 kilometer arah timur Teluk Kutub Utara. (CNN/AP)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat