Bagikan:

PBB: 27.000 Warga Suriah Tewas Sejak Desember 2012

KBR68H, Washington - Komisaris Tinggi HAM PBB, Navi Pillay, mengatakan lebih dari 5.000 pembunuhan tercatat di Suriah setiap bulan sejak Juli lalu.

INTERNASIONAL

Jumat, 14 Jun 2013 08:21 WIB

Author

Eva Mazrieva

PBB: 27.000 Warga Suriah Tewas Sejak Desember 2012

konflik suriah, jumlah warga tewas, perserikatan bangsa-bangsa

KBR68H, Washington - Komisaris Tinggi HAM PBB, Navi Pillay, mengatakan lebih dari 5.000 pembunuhan tercatat di Suriah setiap bulan sejak Juli lalu. Laporan PBB itu mengatakan 27.000 warga Suriah tewas dalam perang sejak 1 Desember.

Juru bicara Pillay, Rupert Colville, mengatakan kepada VOA sebagian besar korban adalah warga sipil.

"Hampir enam juta orang kehilangan tempat tinggal. Setiap korban pembunuhan ini memiliki kerabat, keluarga, saudara laki-laki dan perempuan. Sebagian dari mereka meninggal dengan mengerikan, terkepung berhari-hari, berminggu-minggu atau berbulan-bulan atau karena cedera di klinik di mana mereka mendapatkan perawatan yang memadai karena tidak ada obat-obatan atau karena disiksa. Saya pikir semua orang di Suriah adalah korban."katanya.

Laporan itu mengatakan lebih dari 6.500 anak telah tewas, termasuk lebih dari 1.700 anak di bawah usia 10 tahun. Laporan itu mendokumentasikan kasus anak-anak yang disiksa dan dieksekusi serta keluarga, termasuk bayi, dibantai.

Colville mengatakan perang telah menghancurkan banyak permukiman penduduk. Dia mengatakan pasukan pemerintah menjatuhkan bom, meluncurkan rudal, dan menggunakan helikopter penyerang di permukiman penduduk.

"Serangan-serangan ini menyebabkan kerusakan besar dan, kerusakan pada skala itu, jelas tidak menarget hal tertentu. Mereka tidak hanya menarget pejuang. Di sisi lain, pejuang oposisi juga salah berdasarkan hukum internasional, karena dalam beberapa kasus mereka berlindung di kawasan perumahan dan karenanya membahayakan penduduk sipil yang masih tinggal disana, dengan menggunakan wilayah mereka sebagai tempat peluncuran senjata dan bertempur. Dan, mereka juga telah melakukan sejumlah penembakan secara membabi-buta dengan menggunakan mortir, dan lain-lain, di wilayah pemukiman, meskipun skalanya jauh lebih kecil."ujarnya.

Pemerintah Suriah mengatakan sedang berjuang melawan teroris - istilah bagi pejuang pemberontak. Media pemerintah tidak mengomentari laporan PBB tersebut

Laporan PBB itu disusun oleh beberapa spesialis data dan mengidentifikasi kasus-kasus individu berdasarkan nama, lokasi dan tanggal pembunuhan. PBB mengatakan kemungkinan besar jumlah korban lebih tinggi mengingat ribuan korban tidak dapat sepenuhnya didokumentasikan.

PBB mengatakan peningkatan tajam pembunuhan sejak November 2012 adalah di kawasan pedesaan Damaskus dan Aleppo - dengan 6.200 kematian tercatat terjadi di wilayah Damaskus, dan 4.800 di sekitar Aleppo. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending