Bentrokan Antara Polisi dengan Demonstran di Turki Masih Terus Berlangsung

KBR68H, Washington - Aksi protes anti-pemerintah di Turki kini memasuki hari kelima. Bentrokan antara polisi dan demonstran dilaporkan terjadi di Istanbul dan Ankara.

INTERNASIONAL

Rabu, 05 Jun 2013 08:44 WIB

Author

Zulfian Bakar

Bentrokan Antara Polisi dengan Demonstran di Turki Masih Terus Berlangsung

turki, bentrok, polisi, demonstran

KBR68H, Washington - Aksi protes anti-pemerintah di Turki kini memasuki hari kelima. Bentrokan antara polisi dan demonstran dilaporkan terjadi di Istanbul dan Ankara.

Seperti hari-hari sebelumnya, polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstran di Istanbul. Sementara para demonstran menggunakan batu bata dan barang-barang lain untuk membangun barikade di beberapa jalan kota.

Konfederasi Serikat Buruh yang mewakili hampir 250 ribu orang melakukan aksi mogok selama dua hari – dimulai hari Selasa – untuk memprotes apa yang disebut penumpasan polisi terhadap para demonstran. Tetapi Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengenyampingkan para demonstran dengan mengatakan mereka tidak didukung kebanyakan warga Turki.

 “Protes itu bukan soal lapangan Taksim atau pohon-pohon yang dibongkar, beberapa partai tidak senang melihat hasil pemilu. Situasi ini jauh lebih tenang sekarang dan pikiran sehat telah digunakan. Saya kira ini akan kembali normal.  Demonstrasi-demonstrasi ini tidak terjadi di seluruh Turki hanya di beberapa kota besar”katanya

Erdogan menuduh para demonstran itu bekerjasama dengan teroris.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mendesak semuah pihak untuk menghindari aksi kekerasan dan menunjukkan keprihatinan terhadap laporan penggunaan kekerasan berlebihan oleh polisi.

 “Amerika mendukung penuh kebebasan berpendapat dan berkumpul – termasuk hak untuk melakukan protes damai – karena ini merupakan hal fundamental dalam demokrasi manapun. Kami prihatin atas laporan-laporan penggunaan kekerasan secara berlebihan oleh polisi.  Kami tentunya berharap akan ada penyelidikan menyeluruh terhadap insiden-insiden itu dan polisi bersikap menahan diri dalam insiden-insiden itu. Kami mendorong seluruh pihak yang terlibat – mereka yang berdemonstrasi dan menunjukkan kebebasan berpendapat – serta pemerintah, menghindari provokasi kekerasan apapun”ujarnya.

Aksi-aksi protes berawal hari Jum’at untuk memprotes pembangunan sebuah pusat perbelanjaan di taman kota Ankara.

Tetapi beberapa demonstran mengatakan mereka sangat marah kepada pemerintahan berorientasi Islam konservatif pimpinan Erdogan dan apa yang mereka lihat sebagai campur tangan atas kehidupan warga yang tidak sesuai dengan kepercayaan Erdogan sendiri. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Zero Waste, Ubah Salak Jadi Aneka Rupa

Zero Waste, Ubah Salak Jadi Aneka Rupa

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18