Share This

Kota di Australia Dikepung Ratusan Ribu Kelelawar

Menyebarkan bau tak sedap di penjuru kota.

BERITA , INTERNASIONAL

Rabu, 25 Mei 2016 09:22 WIB

Ilustrasi Kelelawar (Foto: Channel News Asia)

Ilustrasi Kelelawar (Foto: Channel News Asia)

KBR - Kota Batemans Bay di New South Wales, Australia, menetapkan status darurat setelah kota itu dikepung ratusan ribu kelelawar.

Kelelawar ini bergelantungan di dahan pohon, terus mengeluarkan bunyi, dan menyebarkan bau tak sedap.

Danielle Smith, warga setempat, mengatakan tidak bisa membuka jendela, dan tidak bisa belajar. 
 
Kelelawar dianggap satwa rentan di Australia, sehingga mengusir mereka tidak boleh menggunakan cara yang mematikan.

Sementara kelompok hak-hak hewan menyatakan pengusiran tidak akan berhasil, dan warga sebaiknya bersabar sampai kelelawar pergi dengan sendirinya. (Channel News Asia) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.