Share This

Detergen Tiongkok Minta Maaf Atas Iklan Rasis

iklan detergen Qiaobi itu menceritakan lelaki berkulit hitam yang dimasukkan ke mesin cuci, dan dengan detergen tersebut berubah menjadi lelaki kulit putih.

BERITA , INTERNASIONAL

Senin, 30 Mei 2016 08:49 WIB

Ilustrasi anti rasisme. Foto: Antara

KBR - Perusahaan detergen di Tiongkok meminta maaf atas iklannya yang rasis. Seperti dilaporkan Channel News Asia, iklan detergen Qiaobi itu menceritakan lelaki berkulit hitam yang dimasukkan ke mesin cuci, dan dengan detergen tersebut berubah menjadi lelaki kulit putih.

Perusahaan tersebut menyatakan minta maaf "Atas segala kerugian yang dialami orang Afrika yang disebabkan penyebaran iklan dan pemberitaan berlebihan dari media".

Pernyataan di media sosial itu juga menyatakan menyesal telah membuat kontroversi. Iklan ini di Youtube sudah ditonton lebih dari 7 juta kali. Qiaobi telah menghapus videonya dan berhenti memasang iklan itu sejak Sabtu (28/5/2016) kemarin.

Iklan ini mendapat perhatian yang kecil di Tiongkok namun viral dan dikritik di luar negeri. (Channel News Asia)


Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.