Inggris Kampanyekan Stop Makanan Manis di Supermarket

KBR, Jakarta - Jika anda selalu tergoda dengan makanan dan gula-gula manis yang selalu dipajang di etalase bagian depan supermarket, saat ini waktunya anda berhenti.

INTERNASIONAL

Minggu, 25 Mei 2014 11:09 WIB

Author

Luviana

Inggris Kampanyekan Stop Makanan Manis di Supermarket

inggris, diet, manis

KBR, Jakarta - Jika anda selalu tergoda dengan makanan dan gula-gula manis yang selalu dipajang di etalase bagian depan supermarket, saat ini waktunya anda berhenti.
 
Sekelompok masyarakat di Inggris mulai mengkampanyekan soal diet gula yang biasanya terdapat dalam makanan, coklat, permen maupun minuman bersoda. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyakit akibat gula misalnya diabetes. Hal lain yaitu untuk mengurangi kegemukan.
 
Kelompok tersebut bernama Action on Sugar. Ketua Action on Sugar,  Graham MacGregor, yang merupakan professor ahli jantung di Wolfson Institute of Preventive Medicine, mengajak masyarakat di Inggris untuk mengurangi makan permen, makanan tinggi gula dan minuman bersoda.
 
Saat ini jaringan supermarket Inggris, Tesco, juga akan menghentikan pajangan permen dan coklat di dekat kasir supermarket-supermarket sebagai upaya untuk membantu kesehatan pelanggan. Survei yang dilakukan menemukan bahwa dua pertiga pelanggan yang meniadakan permen dan coklat di kasir akan membantu mereka untuk mengambil pilihan yang lebih sehat.
 
Kebiasaan masyarakat di Inggris, biasanya sambil menunggu pembayaran di kasir mereka kemudian banyak memakan permen dan minuman bersoda.
 
Menteri Kesehatan Inggris, Jane Ellison menyambut baik langkah yang menurutnya bisa membantu dalam mengatasi obesitas.
                                              
Sejumlah supermarket di Inggris kini mulai memajang permen dan coklat di dalam rak yang tinggi dan tidak terjangkau oleh anak-anak.
 
Sumber: BBC

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal