Korsel Tawarkan Jalan Damai untuk Korut

Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye menegaskan bahwa setiap upaya provokasi perang dari Korea Utara akan ditanggapi dengan tegas. Meski begitu, Presiden Korea Selatan itu berharap bisa menjalin kepercayaan dengan Korea Utara.

INTERNASIONAL

Kamis, 09 Mei 2013 11:47 WIB

Author

Agus Luqman

Korsel Tawarkan Jalan Damai untuk Korut

Korea, nuklir, Seoul, Korsel, Korut

KBR68H - Presiden Korea Selatan mengajukan tawaran damai dengan Korea Utara. Korea Selatan ingin mengurangi ketegangan di perbatasan kedua negara. Namun tawaran damai itu dengan syarat, agar Korea Utara menyerahkan senjata nuklir mereka.


Sehari setelah bertemu Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye menegaskan bahwa setiap upaya provokasi perang dari Korea Utara akan ditanggapi dengan tegas. Meski begitu, Presiden Korea Selatan itu berharap bisa menjalin kepercayaan dengan Korea Utara.


Park Geun Hye mengatakan zona demiliterisasi yang sudah disepakati pada masa Perang Dingin harus tetap dijaga sesuai namanya, yaitu untuk memperkuat perdamaian dan bukan merusak perdamaian.


Presiden Korea Selatan itu berharap bisa bekerjasama untuk membangun taman internasional di dalam zona demiliterisasi. Taman tersebut akan dijadikan taman perdamaian untuk menyebarkan pesan damai ke penjuru dunia.


Simbol kerjasama Korea Utara dan Korea Selatan sebetulnya sudah diwujudkan melalui kawasan Taman Industri Kaesong yang berada di dalam wilayah miskin Korea Utara. Namun kawasan industri itu ditutup, menyusul kkhawatiran Korea Selatan terhadap keamanan warganya yang bekerja di sana. (AFP)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8