Kapal Australia Klaim Tangkap Sinyal MH370

KBR68H - Kapal milik Australia mengaku menangkap sinyal yang diduga berasal dari kotak hitam milik pesawat Malaysia Airlines.

INTERNASIONAL

Minggu, 06 Apr 2014 14:34 WIB

Author

Bambang Hari

Kapal Australia Klaim Tangkap Sinyal MH370

MH370, Australia, Sinyal, Kotak Hitam

KBR68H - Kapal milik Australia mengaku menangkap sinyal yang diduga berasal dari kotak hitam milik pesawat Malaysia Airlines. Sebelumnya, kapal asal Tiongkok juga mengakui hal yang sama saat menelusuri Samudera Hindia. Kantor Berita AFP menuliskan, Kepala Pusat Koordinasi Bersama Angus Houston dalam pernyataannya menyebutkan, kekuatan angkatan udara Australia akan dikerahkan untuk membantu mengecek sinyal akustik yang sebelumnya ditangkap oleh kapal patroli Tiongkok. Dia menyebutkan armada milik Australia Ocean Shield juga sempat mendeteksi sinyal akustik sebagaimana yang diterima Haixun 01. Sebelumnya, Haixun 01 menerima sinyal akustik selama 90 detik pada Sabtu kemarin. Houston menyatakan temuan tersebut penting untuk ditindaklanjuti. Menurutnya, sinyal yang ditangkap Haixun 01 adalah tanda yang paling menjanjikan. Sebelumnya, kapal asal Tiongkok menangkap sinyal dalam operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines di Samudera Hindia. sinyal yang berhasil ditangkap kapal Tiongkok memiliki frekuensi 37,5 kilohertz - sama dengan yang dipancarkan oleh perekam penerbangan yang membentuk kotak hitam. (Baca: Tim Pencari Berlomba dengan Waktu Temukan Kotak Hitam MH370). (AFP/Xinhua/CNN)




Editor: Rumondang Nainggolan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksin COVID-19: Kenali Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

Kabar Baru Jam 8

Cinta Produk Indonesia

Sekolah Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru, Seperti Apa Upaya Mitigasinya?