Menteri Pertahanan Korea Selatan Diteror

KBR68H, Washington

INTERNASIONAL

Rabu, 24 Apr 2013 08:10 WIB

Author

Zulfian Bakar

Menteri Pertahanan Korea Selatan Diteror

menteri pertahanan korea selatan, diteror, semenanjung korea

KBR68H, Washington – Menteri Pertahanan Korea Selatan dikabarkan menerima teror menyusul meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea. Para pejabat Korea Selatan mengatakan mereka menanggapi serius sebuah paket berisi surat ancaman yang dikirim kepada menteri pertahanan nasional.

Surat itu mengancam Kim Kwan-jin dengan tindakan hukuman yang tidak disebutkan jika ia merusak martabat Korea Utara. Surat itu disertai dengan bubuk putih yang menurut para pejabat adalah tepung terigu.

Kim, yang dikenal karena sikap tegasnya terhadap Korea Utara, telah memperingatkan bahwa militer Korea Utara akan dihancurkan jika menyerang Korea Selatan.

Tulisan dalam surat itu serupa dengan ratusan selebaran yang ditemukan hari Jumat lalu di dekat kementerian pertahanan. Isi selebaran itu menyatakan bersumpah akan menghukum Kim Kwan-jin atas sikapnya terhadap Kora Utara.

Dalam beberapa pekan terakhir, media pemerintah Korea Utara menyebut menteri pertahanan Korea Selatan itu sebagai musuh utama. Ancaman dengan isi yang sama dikirim melalui e-mail Jumat lalu kepada wartawan-wartawan Korea Selatan bidang luar negeri dan keamanan.

Diantara mereka yang menerima ancaman itu antara lain kepala Radio Pembebasan Korea Utara yang dijalankan oleh para pembelot. Direktur Stasiun radio itu Lee Seok-young mengatakan kelompok pembelot selalu menjadi sasaran kecaman Korea Utara, tapi ini pertama kalinya radio itu menerima e-mail seperti itu.

Lee mengatakan e-mail itu merupakan ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan bukan ancaman rutin. Ia mengatakan stafnya kini menjadi sangat berhati-hati dalam keamanan dan gerak-gerik, tapi tidak akan menghentikan kegiatan mereka.

Pengiriman surat yang mengandung bubuk kepada Kementerian Pertahanan itu terjadi sehari setelah selebaran ancaman ditemukan di sebuah sekolah bimbingan belajar untuk persiapan ujian yang sudah dirusak di kota Daegu. (VOA)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Pernyataan Menhan TNI Terpapar Radikalisme Timbulkan Polemik