Covid-19 Meluas, Bank Dunia Siapkan Miliaran Dolar untuk Negara Berkembang

"(Bantuan) ini termasuk pembiayaan darurat, saran kebijakan, serta bantuan teknis," kata Presiden Grup Bank Dunia.

BERITA | INTERNASIONAL

Rabu, 04 Mar 2020 13:24 WIB

Author

Adi Ahdiat

Covid-19 Meluas, Bank Dunia Siapkan Miliaran Dolar untuk Negara Berkembang

Peta penyebaran Covid-19. Sampai Rabu siang (4/3/2020) virus ini sudah menyebar ke 74 negara. (WHO)

KBR, Jakarta - Data WHO menunjukkan sampai Rabu siang (4/3/2020) kasus Covid-19 sudah muncul di 74 negara.

Di tengah penyebaran Covid-19 yang kian meluas ini, Bank Dunia menyatakan siap mengucurkan bantuan finansial hingga US$12 miliar atau sekitar Rp170 triliun untuk negara-negara berkembang.

Dana itu bisa dimanfaatkan negara berkembang untuk meningkatkan layanan kesehatan, memperkuat pengawasan penyakit, serta menghadapi dampak ekonomi Covid-19.

"Kami berupaya memberikan respons cepat dan fleksibel berdasarkan kebutuhan negara berkembang dalam menangani penyebaran Covid-19,” kata David Malpass, Presiden Grup Bank Dunia dalam siaran persnya, Selasa (3/3/2020).

"(Bantuan) ini termasuk pembiayaan darurat, saran kebijakan, serta bantuan teknis," lanjutnya.


Berita Terkait:


Bantuan Covid-19 dalam Bentuk Pinjaman

Bank Dunia menjelaskan, bantuan keuangan Covid-19 akan diberikan dalam beberapa bentuk, yakni:

  • Pinjaman berbunga rendah untuk negara berpendapatan rendah (low income countries).
  • Pinjaman untuk negara berpendapatan menengah ke bawah (middle-income countries).
  • Berbagai dukungan untuk perusahaan agar bisa terus beroperasi dan mempertahankan lapangan kerja.

"Negara-negara memiliki tingkat risiko serta kerentanan berbeda terhadap Covid-19, dan membutuhkan tingkat dukungan berbeda pula," kata Bank Dunia di situs resminya.

"Grup Bank Dunia akan memprioritaskan negara-negara termiskin dan mereka yang menghadapi risiko paling tinggi," lanjutnya.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mengkaji Rencana Pemerintah Menghapus Badan Restorasi Gambut

Nasib Pemberantasan Kekerasan Seksual