1 WNI Positif Covid-19 di Australia, Pemerintah Klaim Tidak Tertular di Indonesia

"Sekarang kondisinya stabil dan dirawat di fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh otoritas kesehatan Australia"

BERITA | NASIONAL | INTERNASIONAL

Senin, 09 Mar 2020 15:05 WIB

Author

Dwi Reinjani

1 WNI Positif Covid-19 di Australia, Pemerintah Klaim Tidak Tertular di Indonesia

Ilustrasi: Sekolah Tinggi Epping, sekolah pertama yang ditutup karena ada siswa positif corona di Sydney, Australia, Jumat (6/3). (Antara)

KBR, Jakarta- Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengklaim, satu WNI positif Covid-19  di Australia tidak tertular di Indonesia. Menurutnya dari penelusuran yang bersangkutan memiliki rekam jejak perjalanan panjang ke beberapa lokasi, salah satunya restauran Vietnam di Australia.

“Mereka sudah menyampaikan bahwa memang agak panjang riwayat perjalanan ini, setelah berangkat dari Jakarta sampai di sana  memang mereka mengunjungi banyak tempat. Di antaranya beberapa kali mengunjungi rumah makan Vietnam, dan di sana banyak sekali orang Asia Tenggara yang makan di sana. Kemudian muncul keluhan dan kemudian diperiksa oleh otoritas kesehatan Australi dan dinyatakan positif. Sekarang kondisinya stabil dan dirawat di fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh otoritas kesehatan Australia. Jadi kita yakini bahwa sebenarnya kontaknya kita yakini tidak di Indonesia.” Ujar Yuri di kantor presiden, Senin (09/03/2020).

Yuri mengatakan sampai saat ini, WNI tersebut dalam penanganan otoritas kesehatan Australia dan dalam kondisi baik. Pemerintah melalui KBRI dan KJRI juga terus memantau keberadaan serta perkembangan kesehatan dari WNI tersebut.

Sebelumnya diketahui bahwa Seorang WNI ini melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Perth pada 27 Februari dan mengunjungi beberapa tempat di sana, sebelum akhirnya berkunjung ke Melbourne pada 2 Maret dan pada tanggal 6 Maret dinyatakan positif. Sebelum sampai di Melbourne WNI ini sudah merasakan gejala tidak enak badan sehingga sesampainya di sana ia memeriksakan diri ke dokter.

Kasus di Singapura

Satu orang WNI di Singapura positif terpapar virus corona. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan WNI tersebut merupakan seorang pria berusia 64 tahun. Kemenkes Singapura mengatakan, WNI tersebut menjadi kasus 147 terkait virus corona di negara itu. Dikutip dari rilis resmi KBRI di Singapura, Kementerian Kesehatan setempat menyatakan kasus ini sebagai Imported Case yang artinya WNI diduga kuat sudah terinfeksi covid-19 sebelum melakukan kunjungan ke Singapura.

Pasien 147 merupakan WNI ketiga yang ditemukan positif covid-19 di Singapura. Dua lainnya adalah pasien 21 dan pasien 133. Pasien 21 sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit pada 18 Februari. Sedangkan pasien kasus ke-133 diketahui positif pada 7 Februari dan hingga kini masih dirawat.

Hingga saat ini Kementerian Luar Negeri mencatat setidaknya ada 14 WNI yang positif covid-19 di berbagai negara. Sebanyak 9 WNI tercatat positif covid-19 di Jepang dengan status 6 sembuh dan 3 stabil. Kemudian di tiga Singapura dengan status 1 sembuh dan 2 stabil. Terakhir di Taiwan 1 WNI dalam keadaan stabil dan 1 di Australia juga stabil. 

Data WHO menunjukkan sampai Senin siang (9/3/2020) kasus Covid-19 sudah muncul di 109 negara dan telah menginfeksi lebih dari 110 ribu orang. Sebanyak 62 ribu lebih dinyatakan sembuh dan 3830 meninggal.

Tengok Juga: Mereka yang Sembuh dari Covid-19


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Eazy Passport, Solusi Ditjen Imigrasi di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17