Share This

Puluhan Korban Bom Belgia Masih Kritis

Jumlah korban tewas masih bisa bertambah.

BERITA , INTERNASIONAL

Kamis, 24 Mar 2016 13:56 WIB

Seorang prajurit terlihat di bandara Zaventem setelah terjadi ledakan, di Belgia, Selasa (22/3/2016)

Seorang prajurit terlihat di bandara Zaventem setelah terjadi ledakan, di Belgia, Selasa (22/3/2016) (Foto: Antara)

KBR - Puluhan korban masih dinyatakan dalam perawatn intensif pasca serangan bom bunuh diri di Brussels hari Selasa lalu. Serangan tersebut menewaskan 31 orang dan sekitar 300 korban luka-luka.

Menteri Kesehatan Belgia Maggie de Blok mengatakan 61 orang masih dalam kondisi kritis. Artinya, jumlah korban tewas bisa bertambah lagi. Korban luka berasal dari 41 negara. Sementara ada empat pasien lainnya dalam keadaan koma dan belum berhasil diidentifikasi.

Sebelumnya, Jaksa Belgia mengaku telah mengidentifikasi dua dari empat penyerang sebagai dua bersaudara, Khalid dan Brahim el-Bakraoui. Belum disebutkan siapa nama dua penyerang lainnya. Satu tewas, sementara satunya lagi masih buron.

Brahim el-Bakraoui meledakkan dirinya dalam serangan di Bandara Zavenem yang menewaskan 11 orang. Sementara Khalid el-Bakraoui melancarkan serangan di Stasiun Metro Maelbeek dan menewaskan 20 orang. ISIS mengaku berada di balik serangan tersebut.  

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.