Share This

Pengadilan Bangladesh Keluarkan Surat Perintah Penahanan Ketua Oposisi

Khaleda Zia dituduh berada dibalik kasus pemboman bus saat demonstrasi tahun lalu.

BERITA , INTERNASIONAL

Kamis, 31 Mar 2016 13:24 WIB

Pemimpin oposisi Bangladesh, Khaleda Zia. Foto: Wiki

KBR- Pengadilan Bangladesh telah mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap pemimpin oposisi negara itu, Khaleda Zia, atas kasus pemboman bus saat demonstrasi tahun lalu.

Melansir VOA, Zia dan 27 pimpinan lainnya dari Partai Nasionalis Bangladesh didakwa menghasut pemboman itu saat ada demonstrasi besar-besaran meminta Perdana Menteri Sheikh Hasina turun. 

Kala itu, setidaknya 120 orang tewas dan ratusan terluka dalam bentrokan politik yang menggunakan bom molotov.

Juru Bicara partai, Ruhul Kabir Rivzi, menyebut dakwaan itu lucu. Kata dia, dakwaan itu sangat bermotif politik dan merupakan upaya melawan Zia. 

Dua perempuan politikus itu adalah lawan politik sejak lama. Selama dua puluh tahun terakhir, mereka menjabat sebagai perdana menteri secara bergantian masing-masing dua kali. Keduanya punya hubungan dengan bekas pemimpin negara itu. (VOA/ Reu) 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.