Tiga Juta Warga Inggris Sakit Diabetes

KBR68H

INTERNASIONAL

Senin, 04 Mar 2013 14:32 WIB

Author

Doddy Rosadi

Tiga Juta Warga Inggris Sakit Diabetes

diabetes, inggris

KBR68H – Sebuah studi yang dilakukan Diabetes UK mengungkapkan, 1 dari 10 warga Inggris menderita sakit diabetes. Penyebab utama adalah obesitas. Jumlah warga yang mengalami sakit diabetes di Inggris naik lebih dari 30 persen sejak 2006. 132.000 pasien yang didiagnosis menderita diabetes sudah mengidap penyakit tersebut sejak 2011. Dengan demikian, jumlah total warga Inggris yang menderita diabetes 2.912.000 jiwa.

Jumlah itu sama dengan  4,6 persen dari total jumlah penduduk di Inggris. Enam tahun lalu, jumlah penderita diabetes di Inggris baru berjumlah 2,2 juta jiwa. Dari studi tersebut, 850.000 warga Inggris didiagnosa menderita diabetes tipe 2. Penyakit ini biasanya menimpa warga negara dengan umur paruh baya.

9 dari 10 warga Inggris mempunyai diabetes tipe 2 yang disebabkan karena kelebihan berat badan. Berat badan yang berlebihan membuat tubuh kesulitan untuk memproses gula darah. Dampaknya, organ-organ tubuh bisa rusak dan mempengaruhi kondisi kesehatan.

Gaya hidup menjadi pemicu utama meningkatnya jumlah warga negara di Inggris yang mengalami diabetes. Antara lain dengan sering mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

“Kami sangat khawatir karena jumlah warga yang menderita diabetes sudah menembus tiga juta jiwa. Kita tidak bisa berpikir bahwa jumlah itu akan menurun. Karena itu, perlu dilakukan perubahan dalam gaya hidup. Selain itu, warga yang menderita diabetes tipe 1 dan 2 harus segera mendapatkan perawatan,”kata Barbara Young, Direktur Eksekutif Diabetes UK. (Dailymail)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Dinilai Lamban Antisipasi Gagal Panen di Musim Kemarau

Menyiasati Mahalnya Biaya Pendidikan

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14