WHO: COVID-19 Berpotensi Jadi Pandemik Global

"Semua negara, baik mereka punya kasus (COVID-19) atau tidak, harus bersiap untuk potensi pandemik," kata Dr Tedros, Direktur Jenderal WHO.

BERITA | NASIONAL | INTERNASIONAL

Kamis, 27 Feb 2020 14:27 WIB

Author

Adi Ahdiat

WHO: COVID-19 Berpotensi Jadi Pandemik Global

Tentara berjaga di luar Katedral Duomo, Italia, yang ditutup demi mencegah penyebaran COVID-19, Senin (24/2/2020). (Foto: ANTARA/REUTERS)

KBR, Jakarta- Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia WHO, menyebut saat ini persentase sakit parah dan kematian akibat COVID-19 masih rendah.

Namun, ia mewanti-wanti bahwa ancaman virus ini belum berakhir.

"Jangan salah paham, saya tidak meremehkan keseriusan situasi ini. Semua skenario masih bisa terjadi," tegas Dr. Tedros di situs WHO, Rabu (26/2/2020).

"Justru kami menyatakan bahwa virus ini memiliki potensi pandemik. Dan WHO sudah menyediakan alat persiapan untuk semua negara," lanjutnya.


Ada Potensi Pandemik, Saatnya Jalin Solidaritas Global

Menurut penjelasan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 'pandemik' adalah kondisi ketika suatu penyakit menyebar luas ke berbagai benua dan menjangkiti sangat banyak orang.

Salah satu contohnya ialah pandemik influenza pada 1918-1919. Menurut catatan CDC, selama periode itu virus influenza menjangkiti sekitar 500 juta orang di berbagai belahan dunia, dan menewaskan sekitar 20 juta orang.

Untuk mencegah kondisi itu terulang, WHO mengimbau negara-negara untuk siaga.

"Semua negara, baik mereka punya kasus (COVID-19) atau tidak, harus bersiap untuk potensi pandemik," kata Dr. Tedros di situs WHO, Rabu (26/2/2020).

"Semua negara harus siap mendeteksi kasus (COVID-19), siap mengisolasi pasien, menelusuri riwayat pasien, menyediakan penanganan klinis berkualitas, mencegah penyebaran virus di rumah sakit, dan mencegah penularan di masyarakat," lanjutnya.

"Kita bukan hanya berjuang menahan penyebaran virus dan menyelamatkan nyawa. Kita juga berupaya mempertahankan kondisi sosial ekonomi dari kemungkinan pandemik global."

"Sekali lagi, ini adalah waktunya untuk menjalin solidaritas global, solidaritas politik, penanganan teknis, dan finansial," tegas Dr. Tedros.

WHO menegaskan saat ini pihaknya sudah menggandeng International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia untuk merancang strategi penanganan dampak ekonomi wabah COVID-19.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Akibat Pandemi, Angka Kehamilan dan Pernikahan di Jepang Turun

Survive Corona ala Gue

Bias Kognitif Dalam Masyarakat Saat Pandemi

Eps4. Berhitung Plastik pada Kopi Senja

Seribu Jalan Penolak Undang-undang Cipta Kerja