Share This

Ethiopia Mulai Gunakan Jaringan 4G

KBR68H

INTERMEZZO

Jumat, 29 Nov 2013 15:04 WIB

Ethiopia Mulai Gunakan Jaringan 4G

jaringan 4g, ethiopia, huawei

KBR68H – Perusahaan milik pemerintah di Ethiopia, Ethio Telecom mengumumkan telah menggunakan jaringan 4G yang diproduksi oleh Huawei Technologies Co Ltd. Untuk sementara, jaringan 4G baru bisa digunakan di ibukota negara yaitu Addis Ababa.

Penggunaan jaringan 4G ini merupakan kelanjutan dari kerjasama senilai $1,6 miliar yang ditandatangani antara Huawei Technologies Co Ltd dengan Ethio Telecom pada Juli dan Agustus lalu. Kerjasama itu merupakan upaya perbaikan infrastruktur telepon genggam di seluruh wilayah di negara yang berada di tanduk benua Afrika itu.

“Huawei akan bertanggung jawab terhadap ekspansi 4G di Addis Ababa, termasuk untuk 2G, 3G dan IP,”kata Kepala Komunikasi Ethio Telecom, Abdurahim Ahmed.

Menurut Adurahim, rencana alokasi itu sudah dirampungkan Rabu lalu. Kata dia, dalam waktu 8 bulan proyek jaringan 4G di Addis Ababa akan rampung. Kesepakatan itu ditandatangani oleh ZTE pada Agustus dan Huawei satu bulan sebelumnya. Penerapan jaringan 4G ini diharapkan bisa meningkatkan pengguna lebih dari 50 juta pada 2015 dan memperluas jaringan 3G di seluruh Ethiopia. (Reuters)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.