Share This

Sekarang Kita Bisa Mengirimkan Pesan Suara Lewat WhatsApp

KBR68H- Aplikasi olahpesan, WhatsApp, kemarin menambahkan fitur pesan suara untuk penggunanya. Cara kerjanya, mirip seperti ketika kita ingin mengirimkan pesan suara lewat Facebook Messenger.

INTERMEZZO

Selasa, 01 Okt 2013 11:25 WIB

pesan suara, whatsapp

KBR68H- Aplikasi olahpesan, WhatsApp, kemarin menambahkan fitur pesan suara untuk penggunanya. Cara kerjanya, mirip seperti ketika kita ingin mengirimkan pesan suara lewat Facebook Messenger.

Fitur ini memungkinkan pengguna merekam klip audio yang pendek untuk dikirimkan kepada teman. Untuk mengirimkan pesan, cukup tekan tombol rekam, lalu bicara sambil tetap menahan tombol tersebut. Setelah tombol dilepaskan, pesan akan langsung dikirimkan.

Ketika penerima mendengarkan pesan suara yang Anda kirimkan, simbol mikrofon biru di samping rekaman dalam percakapan Anda akan menyala. Ini sebagai penanda bahwa rekman Anda telah diterima dan didengarkan. Pesan suara tidak memiliki batas waktu, tapi bisa dihapus langsung hanya dengan beberapa sentuhan pada layar.

WhatsApp saat ini menawarkan lebih dari 300 juta pengguna aktif setiap bulannya yang saling mengirimkan hampir 31 miliar pesan dan 325 juta foto setiap harinya. Fitur baru ini sudah tersedia untuk pengguna WhatsApp di semua platform: iPhone, Android, Windows Phone, BlackBerry dan Nokia.(mashable)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.