Share This

Penelitian: Urine Bisa Dipakai untuk Nyalakan HP

Siapa bilang urine yang biasa kita buang tak ada manfaatnya? Di tangan para ilmuwan Inggris, urine bisa diubah menjadi energi listrik untuk menyalakan ponsel.

INTERMEZZO

Selasa, 01 Okt 2013 11:30 WIB

urine, tenaga listrik, telepon genggam, inggris

KBR68H-  Siapa bilang urine yang biasa kita buang tak ada manfaatnya?  Di tangan para ilmuwan  Inggris, urine bisa diubah menjadi energi listrik untuk menyalakan ponsel. Peneliti di Bristol Robotics Laboratory memanfaatkan muatan listrik yang dihasilkan oleh urine melalui tumpukan sel mikroba, yang bereaksi terhadap senyawa termasuk klorida, natrium dan kalium. Untuk tahap awal, selular mampu mengirimkan pesan pendek dan browsing internet selama dialiri "listrik" dari tenaga urine.

"Ini adalah penemuan menarik. Untuk melakukan panggilan memang masih membutuhkan energi listrik yang besar, namun kami yakin akan sampai kesana,"ujar Ioannis Ieropoulos, dari University of the West of England.

Para ilmuwan sekarang berencana untuk mengembangkan teknologi untuk dapat mengisi penuh energi listrik untuk selular dengan menggunakan air kencing ini. Tak hanya telepon genggam, para peneliti juga tengah merancang 'toilet pintar' untuk  menghasilkan listrik yang cukup untuk lampu atau pisau cukur.

Laboratorium, sebuah kolaborasi antara Universitas West of England dan University of Bristol, mengatakan listrik adalah produk sampingan dari siklus hidup alami mikroba '- semakin banyak mereka makan, semakin banyak energi yang mereka hasilkan dan untuk waktu yang lebih lama.

"Salah satu produk yang pasokannya melimpah adalah urine kita sendiri,"pungkas Ieropoulos.(Mirror)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.