Share This

Apple Selidiki Tewasnya Pramugari Cina Akibat Kesetrum Iphone 5

Ini peringatan bagi pengguna ponsel, hati-hati jika menerima telepon dalam keadaan ponsel masih dicharge.

INTERMEZZO

Selasa, 01 Okt 2013 11:30 WIB

apple, iphone, pramugari, cina

KBR68H- Ini peringatan bagi pengguna ponsel, hati-hati jika menerima telepon dalam keadaan ponsel masih dicharge.  Ma Ailun, pramugari China Southern Airlines, diduga mengalami sengatan listrik ketika mengangkat smartphone miliknya.  Dia dilarikan ke rumah sakit di Xinjiang, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Saudara laki-lakinya, Yuelun, mengatakan pihak keluarga meyakini Ma Ailun meninggal saat mengangkat iPhone 5 yang masih dalam keadaan di-charge. Semua barang bukti telah diserahkan ke polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Mendengar kabar tersebut, pihak Apple mengatakan sedang menyelidiki insiden itu.

"Kami sangat sedih mendengar kejadian tragis ini dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga. Kami akan mengusut tuntas dan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam hal ini,"ujar juru bicara Apple kepada South China Morning Post.

Johnny Sin Kin-on, seorang profesor di Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong mengatakan sangat berbahaya menggunakan telepon saat sedang diisi baterai.

"Ada risiko menggunakan perangkat listrik ketika sedang dicharge, baik itu alat cukur atau telepon,"ujarnya.

IPhone 5 diluncurkan dengan banyak gembar-gembor September lalu.(dailymail)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.