Share This

Vox Patris, Salah Satu Lonceng Terbesar di Dunia Diresmikan di Polandia

Salah satu lonceng terbesar di dunia, dengan berat 55 ton, diresmikan di kota Polandia Krakow pada Kamis (20/9/2018), sebelum dipasang di sebuah situs ziarah utama di Brasil.

BERITA , INTERMEZZO

Jumat, 21 Sep 2018 08:55 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

Vox Patris, Salah Satu Lonceng Terbesar di Dunia Diresmikan di Polandia

Foto: FOUNDRY PRESS OFFICE/AFP / Dominik GAJDA

KBR - Salah satu lonceng terbesar di dunia, dengan berat 55 ton, diresmikan di kota Polandia Krakow pada Kamis (20/9/2018), sebelum dipasang di sebuah situs ziarah utama di Brasil.

Sang pemilik, Piotr Olszewski mengatakan, bel "Vox Patris” yang memiliki tinggi 4 meter dan diameter 4,5 meter, pada akhirnya akan ditempatkan di Basilica of the Eternal Father di kota Trindade di Brazil tengah.

Terbuat dari tembaga dan timah, lonceng itu akan diaktifkan oleh empat mesin. Setelah dipasang, lonceng akan menjadi bagian dari menara setinggi 100 meter, tambahnya.

"Persiapan dan tes berlangsung hampir empat tahun," kata Olszewski kepada wartawan dilansir dari AFP (21/9/2018). Ia mengakui bahwa tuangan pertama di pengecoran Metalodlew di Krakow telah gagal.

"Cetakan tidak tahan, retakan mikro muncul yang menyebabkan kebocoran," jelasnya.

"Itu perlu dimulai dari awal lagi, tetapi usaha kedua berhasil."

Tantangannya sekarang adalah untuk mengangkut lonceng raksasa ke Brasil dengan perahu. Perjalanan ini diperkirakan akan memakan waktu satu tahun. (Mlk)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.