Share This

Buah dan Sayur Cepat Busuk? Coba Tips Ini

Ilmuwan penelitian makanan Amanda Deering dari Purdue University mengatakan, mencuci buah atau sayuran sebelum menyimpannya membuat mereka lebih mudah rusak karena kelembaban akan mendorong pertumbuha

BERITA , INTERMEZZO

Rabu, 19 Sep 2018 13:44 WIB

Ilustrasi (Foto: Sakurai Midori/Own work/ CC-BY-SA-2.0/Wikimedia)

KBR - Pernahkah Anda membawa pulang buah-buahan atau sayuran segar lalu menyimpannya di kulkas dan, kemudian bertanya-tanya mengapa sayuran dan buah lekas layu atau membusuk beberapa hari kemudian. Seringkali sebabnya bergantung pada cara penyimpanan. Agar produk lebih segar dan tahan lama, maka Anda bisa ingat tips berikut ini.

Dilansir dari sciencealert, Rabu (19/9/2018), buah-buahan dan sayuran tidak bisa bersama. Jadi, jangan menyimpan keduanya berbarengan di lemari es atau, diletakan bersebelahan di meja maupun dapur. Hal itu karena banyak buah-buahan yang menghasilkan gas etilen, yaitu gas yang bertindak seperti hormon pematangan dan dapat mempercepat pembusukan.

Sedangkan sayuran, harus bernafas. Dalam menyimpan sayuran, lebih baik untuk membuat lubang di kantong plastik penyimpanan. Menurut Barry Swanson, profesor emeritus ilmu pangan di Washington State University, sebuah kantong plastik yang kedap udara adalah pilihan terburuk untuk menyimpan sayuran.

Ia juga menyarankan untuk tidak mengepak sayuran bersama-sama dengan erat karena sayuran membutuhkan ruang untuk sirkulasi udara.

Selain itu, jangan bersihkan sayur dan buah jika berniat untuk menyimpannya. Ilmuwan penelitian makanan Amanda Deering dari Purdue University mengatakan, mencuci buah atau sayuran sebelum menyimpannya membuat mereka lebih mudah rusak. Ini karena kelembaban akan mendorong pertumbuhan bakteri. Maka jika ingin mencuci, lakukanlah sesaat sebelum buah dan sayur itu dikonsumsi.

Bawang Putih

Simpan bawang putih pada suhu kamar dalam wadah terbuka, untuk memungkinkan sirkulasi udara. Jangan lepaskan lapisan pelindung kulit bawang putih sampai Anda siap untuk memakainya. Boleh juga untuk menyimpan bawang putih di samping bawang bombay atau bawang merah.

Bawang bombay/bawang merah

Bawang bombay/bawang merah dapat disimpan seperti bawang putih pada suhu kamar di atas meja. Jauhkan bawang bombay dari kentang. Jangan taruh bawang di kulkas karena kelembaban dan suhu dingin akan menyebabkan bawang berubah menjadi lembek. Menjauhakannya dari cahaya juga dapat mencegahnya menjadi pahit.

Kentang

Simpan kentang di tempat yang gelap dan sejuk, tetapi jangan didinginkan. Udara dingin dan lembap di lemari es menyebabkan pati mereka berubah menjadi gula, yang dapat memengaruhi rasa dan tekstur.

Simpan kentang dalam kantong kertas agar mudah bernapas dibanding disimpan dalam plastik. Jauhkan kentang dari bawang atau buah seperti apel yang dapat memancarkan gas ethylene, yang bisa membuat kentang Anda bertunas.

Asparagus

Cara menyimpan asparagus dengan baik yaitu dengan memangkas setengah inci ujung tangkai. Kemudian letakan asparagus dalam posisi berdiri dengan sejumlah kecil air yang ditutup longgar menggunakan kantong plastik. Lalu simpan asparagus tersebut di lemari es, seperti buket. Asparagus akan tetap segar selama sekitar empat hari. Potong ulang ujungnya sebelum digunakan.

Wortel

Pertama, potong bagian atas yang berwarna hijau karena bagian itu dapat mengeluarkan uap air yang menyebabkan wortel menjadi layu cukup cepat. Wortel yang sudah dipangkas dan tidak dikupas dapat didinginkan dalam kantung zip-top yang terbuka di dalam laci dingin selama sekitar dua minggu.

Sementara untuk wortel yang sudah dipangkas, seperti potongan wortel, akan bertahan lebih lama jika disimpan dalam wadah tertutup rapat yang diisi air. Deering menyarankan agar mengganti airnya sesering mungkin.

Ketimun

Ketimun tidak menyukai dingin. Menurut para peneliti di University of California, ketimun akan rusak lebih cepat jika ditaruh pada suhu di bawah 50 derajat . Jika Anda ingin mendinginkannya, lakukan tidak lebih dari tiga hari. Selain itu, ketimun juga peka terhadap gas etilen. Jadi jauhkan dari pisang, melon dan tomat.

Seledri

Agar seledri tetap renyah, dinginkan dan bungkus seledri dengan rapat dalam aluminium foil, bukan bungkus plastik, sehingga gas etilen yang dihasilkannya dapat lolos. Bungkus kembali dengan kencang setelah setiap penggunaan. Simpan batang seledri yang terendam air dalam wadah tertutup rapat.

Tomat

Selama tomat benar-benar matang, beberapa hari di lemari es tidak akan merusak cita rasa tomat dan itu akan memperpanjang umur tomat. Jadi, biarkan tomat utuh matang di atas meja, lalu simpan di lemari es.

Potong tomat lebih baik di dalam wadah kedap udara sehingga mereka tidak mengurangi cita rasa apa pun. Biarkan tomat mencapai suhu kamar sebelum disajikan.

Pisang

Bungkus setiap pisang dalam plastik. Hal itu akan mengurangi emisi gas etilen, dan pisang akan matang lebih lambat. Setelah pisang mencapai jumlah kematangan yang diinginkan, Anda dapat mendinginkannya. Udara dingin akan menahan pisang dari pemasakan lebih lanjut.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.