Share This

Apple Keluarkan iPhone yang Lebih Besar dan Kuat

Raksasa tehnologi Apple telah mengumumkan dua versi baru iphone-nya yang terkenal, dengan layar dan kekuatan baterei yang lebih besar.

INTERMEZZO

Rabu, 10 Sep 2014 07:50 WIB

apple, iphone

Raksasa tehnologi Apple telah mengumumkan dua versi baru iphone-nya yang terkenal, dengan layar dan kekuatan baterei yang lebih besar.


Apple meluncurkan iPhone 6 dan iphone 6 Plus dengan ukuran layar berbeda, hari Selasa. Pimpinan Apple Tim Cook menyebutnya kemajuan terbesar dalam sejarah produk itu, yang dijual di seluruh dunia sejak 2007.


Samsung perusahaan Korea Selatan masih tetap memimpin penjualan telpon genggam dengan marjin lebih besar dari pada Apple, tapi perusahaan Amerika itu masih tetap menjadi perusahaan yang paling bernilai di dunia.


Apple mengatakan harga iphone 6 yang lebih kecil berukuran hampir 12 sentimeter, akan dijual mulai harga 199 dolar. Iphone 6 Plus yang lebih besar, berukuran hampir 14 sentimeter akan dijual seharga 299 dolar, dan kedua model itu tersedia mulai tanggal 19 September. Perusahaan itu berencana memberikan model lama secara gratis sepanjang pengguna menyetujui kontrak selama dua tahun dengan penyedia layanan komunikasi.


Apple juga dijadwalkan akan meluncurkan sebuah alat baru yang bisa dipakai yang disebut iWatch untuk membantu orang memantau kesehatan masing-masing, melakukan pembelian dan mengatur  keamanan dan suhu udara di rumah ketika mereka tidak ada di rumah. (VOA) 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.