Share This

Suplemen Minyak Ikan Tak Dapat Mencegah Serangan Jantung

Rekomendasi suplemen minyak ikan untuk melindungi pasien dari kejadian kardiovaskular tidak dibenarkan.

BERITA , INTERMEZZO

Selasa, 28 Agus 2018 10:47 WIB

Minyak ikan tidak dapat mencegah serangan jantung pada penderita diabetes

KBR, Jakarta - Penelitian terbaru di Inggris menunjukkan kalau suplemen minyak ikan ternyata tidak dapat mencegah serangan jantung ataupun stroke pada penderita diabetes. Penelitian ini merupakan salah satu dari penelitian gabungan tentang tidak efektinya pil yang mengandung asam lemak omega-3, yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine.

Penelitian ini mengikutsertakan 15.000 partisipan penderita diabetes yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Sebagian dari partisipan diberikan kapsul omega-3 setiap hari. Sementara sebagian lainnya menerima tablet plasebo yang mengandung minyak zaitun. Pemberian obat dilakukan secara acak dengan mata tertutup, sehingga partisipan tidak mengetahui obat mana yang mereka konsumsi. Penelitian ini dilakukan selama tujuh tahun, dengan terus mengontrol kondisi kesehatan partisipan

Dari semua partisipan yang mengonsumsi kapsul minyak ikan, 8,9 persen diantaranya menderita serangan jantung ataupun stroke. Hasil tersebut tidak memiliki perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan 9,2 persen partisipan yang mengonsumsi kapsul placebo.

"Percobaan acak jangka panjang yang kami lakukan menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan tidak mengurangi risiko kejadian kardiovaskular pada pasien diabetes," kata peneliti utama Louise Bowman dari Universitas Oxford, seperti dilansir AFP.

Menurut Bowman, temuan ini cukup mengecewakan. Namun, hasil penelitian ini memang sejalan dengan uji coba acak sebelumnya, yang diteliti pada tipe pasien lain dalam peningkatan risiko kejadian kardiovaskular. Temuan dari penelitian tersebut juga menunjukkan tidak adanya manfaat dari suplemen minyak ikan.

Bowman juga menyimpulkan bahwa rekomendasi suplemen minyak ikan untuk melindungi pasien dari kejadian kardiovaskular tidak dibenarkan.

Berdasarkan analisis dari 10 penelitian yang melibatkan 78.000 partisipan, yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association (JAMA) Cardiology pada Januari lalu, disimpulkan bahwa minyak ikan tidak mencegah penyakit jantung pada orang-orang beresiko tinggi.

 Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.