Share This

Desakan untuk Ganti Istilah “Kecelakaan” dengan “Tabrakan” Muncul di New York

Ajakan itu datang dari Families For Safe Street dan Alternatives Transportation.

BERITA , INTERMEZZO

Sabtu, 18 Jul 2015 10:01 WIB

Ajakan tanda tangan ikrar crash not accident dari crashnotaccident.com Foto: Wydia Angga KBR

KBR - Sebuah ajakan muncul untuk berhenti menyebut tewasnya pengendara sepeda oleh pengendara yang lalai sebagai sebuah kecelakaan. Ini juga berlaku bagi pejalan kaki yang menjadi korban atau terluka dalam sebuah kecelakaan. 

Ajakan itu datang dari Families For Safe Street dan Alternatives Transportation. Mereka menargetkan 20 ribu orang untuk menandatangani ikrar tersebut. Masyarakat yang setuju, bisa menandatanganinya melalui crashnotaccident.com

Ajakan ini dilatarbelakangi oleh sejumlah serangkaian kasus yang disebabkan lalu lintas di New York City yang mencapai hingga angka 123 kematian dan juga 23.000 korban luka sejauh tahun 2015. Masyarakat pun menjadi kian marah. Hingga kemudian, mereka yang tergabung dalam Transportasi Alternatif berpikir bahwa bahasa memiliki peran yang besar di sini.

Mereka menyimpulkan bahwa: sebelum gerakan buruh, pemilik pabrik pasti akan mengatakan "itu kecelakaan" ketika para pekerja Amerika terluka dalam kondisi yang tidak aman. Pun, sebelum gerakan untuk memerangi mengemudi dalam keadaan mabuk, pengemudi mabuk juga akan mengatakan "itu kecelakaan" ketika mereka menabrakkan mobil mereka.

Sebagai masyarakat, mereka lantas menuntut jawaban dan solusi. Sementara, "tabrakan" adalah istilah yang mereka pandang lebih tepat untuk menggantikan kata "kecelakaan". Tabrakan adalah suatu situasi yang bisa diperbaiki, yang disebabkan oleh jalan-jalan yang berbahaya dan juga pengemudi yang tidak aman, karena itu bukanlah kecelakaan. Jadi mereka berharap masyarakat bisa berhenti menggunakan kata "kecelakaan" hari ini. (treehugger)

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.