Tips Mudik Aman, Batasi Waktu Menyetir Maksimal 9 Jam Sehari

Para supir juga disarankan beristirahat secara teratur, bersikap tenang, dan menghindari perjalanan saat pagi buta.

INTERMEZZO | BERITA

Selasa, 07 Mei 2019 17:57 WIB

Author

Adi Ahdiat

Tips Mudik Aman, Batasi Waktu Menyetir Maksimal 9 Jam Sehari

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memeriksa mesin bus AKAP dalam rangka persiapan mudik lebaran di Terminal Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat (7/5/2019) (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa/ama).

Tahun 2018 lalu ada sekitar 1.400 kasus kecelakaan lalu lintas yang menimpa para pemudik. Kecelakaan ini melibatkan sekitar 2.900 unit kendaraan, serta memakan sekitar 330 korban jiwa.

Pihak Polri menyebut, penyebab kecelakaan paling dominan adalah faktor kelelahan pengemudi

Menurut peneliti bidang keperawatan, Ahmad Kholid, kelelahan pengemudi saat mudik sebenarnya bisa diminimalisir dengan sejumlah cara, yakni:


Batasi Waktu Mengemudi

Menurut Ahmad (2018), tubuh manusia pada umumnya hanya kuat mengemudi selama 9 jam sehari.

Hal ini juga sejalan dengan ketentuan International Labour Organization (ILO) yang membatasi waktu kerja supir selama 9 jam sehari.

Jika melebihi durasi tersebut, pengemudi atau supir akan mengalami kelelahan berat, hingga lebih beresiko mengalami kecelakaan.


Istirahat Secara Teratur

Ahmad (2018) juga menyebut pentingnya istirahat secara teratur.

Pengemudi mobil disarankan beristirahat setiap 4 jam sekali, dengan durasi istirahat minimal 30 menit tiap kalinya.

Sedangkan pengendara motor disarankan beristirahat setiap 2 jam sekali, dengan durasi istirahat minimal 30 menit.

Saat istirahat, para pengemudi disarankan berbaring supaya otot kaki, tangan, dan bahu bisa meregang secara maksimal.


Jangan Tergesa-gesa

Penelitian Ahmad (2018) menemukan bahwa pengemudi yang berusia muda (< 30 tahun) cenderung lebih rentan terkena kecelakaan.

Sedangkan pengemudi berusia tua (> 30 tahun) cenderung lebih aman.

Menurut Ahmad (2018) hal ini disebabkan karena orang muda cenderung memiliki emosi yang labil dan tergesa-gesa.

Karena itu, setiap pemudik yang membawa kendaraan dihimbau agar senantiasa bersikap tenang dan hati-hati dalam mengemudi.


Jangan Mengemudi Saat Pagi Buta

Menurut Ahmad (2018) waktu pagi buta, yakni sekitar pukul 01.00 – 04.30, adalah waktu yang sangat berbahaya untuk mengemudi.

Di waktu tersebut kondisi badan supir umumnya sudah sangat lelah, dan langit sedang berada dalam fase tergelapnya (black out).

Dengan begitu pengemudi dihimbau untuk menghindari perjalanan saat pagi buta, dan memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat.

(Sumber: Kajian Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Pengemudi Saat Mudik, Indonesian Journal of Nursing Research Vol 1, 2018)

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERMEZZO

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mendikbud Nadiem Makarim Diminta Perbaiki Mental dan Moralitas