Share This

Rumah Banyak Rusak, Susunan Gen Rayap Dianalisa

Rayap lebih banyak sebabkan rumah rusak ketimbang topan tornado, kebakaran dan gempa bumi.

INTERMEZZO

Jumat, 23 Mei 2014 17:14 WIB

rayap, rumah

KBR - Para peneliti di Universitas Negeri North Carolina, Amerika Serikat  untuk  pertama kalinya berhasil mengurutkan dan menganalisis susunan gen  spesies rayap kayu basah (dampwood).  Temuan ini sangat berguna untuk membantu para ilmuwan mengidentifikasi fungsi gen tertentu dari rayap. Tujuannya agar bisa mengendalikan rayap   yang biasa menyerang rumah-rumah di Amerika Serikat.


Menurut Massey Services Inc, rayap menyebabkan lebih banyak kerusakan pada rumah-rumah di Amerika Serikat daripada bencana topan tornado, kebakaran dan gempa bumi bila digabungkan. Kerugiannya mencapai lebih dari 57 triliun rupiah per tahun. Bahkan, biaya kerusakan rumah perorangan bisa berkisar dari 10-an juta hingga 100 juta rupiah. 


Selain berguna untuk mencari cara mengendalikan rayap, hasil penelitian ini juga menemukan perbedaan dan persamaan penting serangga  seperti semut, tawon dan lebah, dan menawarkan wawasan tentang bagaimana serangga  berevolusi.  Temuan terbaru ini diterbitkan dalam jurnal Nature Communications. (dailydigestnews)


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.