Share This

Yuk, ke Festival Rakit Bengawan Solo Akhir Pekan Ini

KBR68H, Surakarta - Buat yang mau berakhir pekan, bisa mampir ke Bengawan Solo.

INTERMEZZO

Jumat, 07 Mar 2014 13:36 WIB

Yuk, ke Festival Rakit Bengawan Solo Akhir Pekan Ini

festival, rakit, solo

KBR68H, Surakarta - Buat yang mau berakhir pekan, bisa mampir ke Bengawan Solo. Kita akan diajak menjadi bagian dari festival Bengawan Solo. Dengan menaiki rakit, kita bisa menyusuri sungai sepanjang 3 kilometer.

Festival Bengawan Solo yang digelar Minggu (9/3) akan menampilkan sejumlah rakit yang dibuat dari bahan limbah dan barang bekas.
 
Salah seorang warga pembuat rakit tersebut, Parsik mengatakan rakit tersebut akan ditampilkan dalam festival rakit Bengawan Solo.

Menurut Parsik, rakit dari limbah plastik ini juga menjadi ajang kampanye kepedulian lingkungan terutama kebersihan sungai Bengawan Solo dari limbah dan sampah.

" Ini bahan-bahannya saya buat dari bambu, botol plastik air mineral, kain perca, plastik, pokoknya dari limbah atau barang bekas yang sudah tidak terpakai atau tidak laku..Ini bentuk kampanye kami, secara terus menerus, biar mayarakat sadar betul tidak membuang sampah ke sungai.

Di bantaran sungai Bengawan Solo masih ada yang membuang sampah dan limbah ke sungai. Festival ini memang untuk menggali potensi wisata baru sambil mengajak masyarakat untuk mencintai sungai.

Peserta yang lain juga menggunakan botol air mineral kemasan bekas, drum platik dan drum minyak bekas membuat rakit.

Dalam Festival ini ada sekitar 31 rakit yang akan tampil. Para peserta Festival ini akan menyusuri sungai Bengawan Solo di kota Surakarta sepanjang 4 kilometer. Festival ini juga diadakan untuk menggali potensi wisata baru di Solo.



Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.